11 solusi sederhana untuk bau mulut

Setiap orang terkadang khawatir akan bau mulut, terutama setelah makan pedas atau minum kopi. Faktanya, sekitar 9 persen orang melaporkan mengalami bau mulut dalam 6 bulan terakhir, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Bagi sebagian orang, bau mulut tidak kunjung hilang dan para ahli sepakat bahwa hal itu mungkin merupakan gejala masalah kesehatan yang lebih serius.

Apa penyebab bau mulut?
Kopi, alkohol, bawang bombay, dan bawang putih semuanya dapat menyebabkan bau mulut, begitu pula diet rendah karbohidrat seperti Paleo dan Atkins. Namun para ahli sepakat bahwa alasan nomor satu orang menderita bau mulut kronis adalah kebersihan mulut yang buruk.

Jutaan bakteri hidup di bawah garis gusi dan di belakang lidah. Jika tidak dibersihkan secara rutin dan benar, bakteri akan memakan protein dan partikel makanan di dalam mulut serta melepaskan gas yang disebut senyawa sulfur yang mudah menguap. Hasil? Gigi berlubang, penyakit periodontal (gusi), dan bau mulut, kata Dr. Steven G. Goldberg, penemu Sistem Kenyamanan Injeksi DentalVibe.

Sekitar 10 persen penderita bau mulut juga memiliki masalah – seperti infeksi, pneumonia atau bronkitis – pada rongga hidung, sinus, tenggorokan atau amandel. Beberapa orang mungkin menderita penyakit refluks gastroesofagus (GERD), diabetes, atau penyakit hati atau ginjal. Pertumbuhan berlebih jamur di mulut, yang dikenal sebagai kandidiasis oral atau sariawan, juga bisa menjadi sumber bau mulut.

Jika Anda mempunyai bau mulut, berikut beberapa cara menghilangkannya.

1. Temui dokter gigi Anda.
Penting untuk mengetahui dari mana bau tersebut berasal dan apakah hal tersebut disebabkan oleh kondisi medis atau masalah gigi atau bukan. Karena bakteri dapat hidup di kantong dalam di bawah garis gusi, dokter gigi dapat memastikan Anda menyikat dan membersihkan gigi dengan benar.

2. Sikat.
Memang tidak perlu dipikirkan lagi, tetapi menyikat gigi setelah makan atau setidaknya dua kali sehari akan menghilangkan bau mulut. Penting juga untuk bersikap metodis dalam menyikat gigi dan memastikan Anda membersihkan seluruh permukaan gigi dan gusi Anda.

“Bahkan jika Anda mempunyai satu gigi yang tanggal setiap saat, hal itu dapat menyebabkan bau mulut,” kata Dr. Joseph Banker, pendiri Creative Dental Care di Westfield, New Jersey, berkata.

3. Benang
Sikat gigi ultrasonik adalah pilihan yang baik, tetapi cara terbaik untuk membersihkan bagian bawah garis gusi dan sela-sela gigi adalah dengan membersihkan gigi dengan benang tepat setelah Anda menyikat gigi.

“Jika Anda terus-menerus meninggalkan makanan di sana, makanan itu akan mengendap dan membusuk – dan menimbulkan bau,” kata Banker.

4. Minumlah.
Jika Anda kurang minum air, aliran air liur Anda berkurang sehingga bisa menyebabkan napas menjadi lebih pekat. Selalu bawa air dan pastikan Anda minum sepanjang hari.

5. Pilih-pilih obat kumur.
Obat kumur berfungsi baik dalam membunuh bakteri penyebab bau mulut, namun jika kandungan alkoholnya tinggi, obat kumur bisa terlalu mengeringkan dan justru menyebabkan bakteri berkembang biak, kata Goldberg. Carilah obat kumur bebas alkohol, dan gunakan bahan-bahan seperti mentol, kayu putih, atau timol. Selain itu, tunggu 15 menit setelah menyikat gigi untuk berkumur agar obat kumur efektif.

6. Gunakan pengerik lidah.
Menyikat lidah hanya sampai ke permukaan saja, namun alat pengikis lidah yang digunakan setiap kali menyikat jauh lebih efektif.

“Lidah merupakan rumah bagi banyak sekali bakteri dan merupakan area permukaan yang sangat besar di dalam mulut,” kata Banker.

7. Minumlah segelas anggur.
Sebuah studi terbaru dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa minum anggur merah dalam jumlah sedang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Pastikan untuk membilasnya dengan air setelahnya untuk mencegah noda.

8. Gigit apel.
Buah dan sayur kaya serat sehingga perlu banyak dikunyah membantu membersihkan gigi dan vitamin C akan membunuh bakteri.

9. Permen karet.
Mengunyah permen karet bebas gula sepanjang hari dapat membantu membersihkan partikel makanan dari gigi dan menjaga kelembapan mulut.

10. Minum teh.
Ganti kopi sore Anda dengan secangkir teh hijau atau hitam. Keduanya mengandung polifenol yang mencegah pertumbuhan bakteri.

11. Konsumsi probiotik.
Suplemen probiotik dapat membantu mengurangi jamur kandida yang hidup di permukaan lidah, kata Goldberg.

link sbobet