2 llama lepas diikat setelah mengamuk di komunitas pensiunan wilayah Phoenix

2 llama lepas diikat setelah mengamuk di komunitas pensiunan wilayah Phoenix

Dua llama yang cepat melesat masuk dan keluar dari lalu lintas di kawasan pensiun di wilayah Phoenix sebelum ditangkap oleh pihak berwenang, menyebabkan keributan di jalanan dan di media sosial.

Seekor llama putih besar dan llama hitam yang lebih kecil berjalan dengan susah payah di jalanan Sun City selama jam makan siang. Mobil dan kereta golf terhenti karena hewan ternak yang tidak patuh.

Llama yang buron adalah bagian dari trio yang melakukan kunjungan terapi ke warga di fasilitas perawatan bantuan.

Acara mereka yang ditayangkan di televisi pada hari Kamis di GenCare SunCity di The Carillons dengan cepat menginspirasi akun Twitter dan beberapa tagar, termasuk #LlamasonTheLoose, #llamadrama, dan #TEAMLLAMAS.

Senator Arizona AS John McCain dan Arizona Cardinals ikut bersenang-senang. McCain mentweet dia “senang #LlamaDrama 2015 diselesaikan dengan damai!” The Cardinals men-tweet bahwa tim tersebut “menyetujui kesepakatan satu tahun dengan #llamasontheloose,” menjanjikan hewan-hewan itu gaji dalam bentuk jerami.

Bahkan Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara men-tweet: “Llama tidak diketahui memiliki hubungan dengan ISIS. Mereka tampaknya telah melakukan radikalisasi.”

Kisah llama juga menjadikan Lorenzo Lamas sebagai subjek yang populer. Beberapa orang bercanda di Twitter bahwa sebenarnya aktor tersebut yang berkeliaran di Arizona.

Direktur eksekutif senior pusat tersebut, Jill Parsons, mengatakan ini adalah pertama kalinya fasilitas tersebut menampung llama. Sun City adalah komunitas berpenduduk sekitar 37.000 orang yang sebagian besar terdiri dari pensiunan.

Selama lebih dari satu jam, warga mengelus hewan-hewan tersebut dan berjalan mondar-mandir di aula, kata Parsons. Sekitar pukul 11.00, pawang llama membawa mereka keluar untuk istirahat di kamar mandi. Saat itulah seseorang menjadi takut dan pergi, diikuti llama kedua.

Parsons mengatakan staf dan beberapa warga berusaha membantu mengendalikan hewan-hewan tersebut. Bahkan koki fasilitas tersebut berupaya dengan melambaikan selada.

“Dia mencari di Google ‘Apa yang disukai llama’, dan muncul selada romaine,” kata Parsons.

Karena jumlah orang yang ada tidak cukup untuk mengelilingi para lama, para pawang memerintahkan semua orang untuk berjalan perlahan ke arah mereka dengan tangan terentang.

“Sering kali kami berpikir kami akan membawa mereka ke sana, dan mereka akan berkembang ke arah yang berbeda,” kata Parsons.

Para llama datang dari sudut gedung dan berlari ke jalan. Saat itulah seseorang menelepon 911, menurut Kantor Sheriff Maricopa County.

Hewan-hewan itu berlari kencang di sepanjang trotoar, melewati halaman yang terawat, dan sepanjang median jalan. Mereka menggagalkan berbagai upaya deputi sheriff dan orang-orang di sekitar untuk menangkap mereka sebelum akhirnya ditangkap.

Llama hitam ditangkap lebih dulu. Yang putih ditangkap setelah dua pria di belakang sebuah van yang bergerak berulang kali melemparkan laso. Butuh tiga orang untuk mengikat tali tersebut.

Seluruh cobaan itu berlangsung sekitar satu jam. Juru bicara Sheriff Brandon Jones mengatakan tidak ada yang terluka dan llama tersebut dikembalikan ke pemiliknya. Tidak ada tuntutan pidana yang akan diajukan.

Parsons tidak mau mengidentifikasi pemiliknya dan mengatakan mereka agak malu dengan kejadian tersebut. Namun dia mengatakan fasilitasnya “akan segera menyambut mereka kembali.”

___

Ikuti Terry Tang di https://www.twitter.com/ttangAP.


demo slot pragmatic