2 orang ditikam, termasuk anak berusia 11 tahun, di Leicester Square London, 1 orang ditahan

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Dua orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 11 tahun, dilarikan ke rumah sakit setelah terluka dalam serangan penikaman di Leicester Square London di Inggris pada hari Senin.

Selain remaja putri, seorang perempuan berusia 34 tahun juga diserang. Polisi belum mengidentifikasi siapa pun dan belum mengatakan apakah mereka ada hubungannya. Polisi telah menangkap seorang pria sehubungan dengan serangan itu, namun belum merilis rincian apapun tentang identitasnya.

Para korban kini berada di rumah sakit, namun polisi belum memastikan tingkat keparahan luka mereka.

“Petugas berada di lokasi penikaman di Leicester Square. Seorang pria telah ditangkap dan ditahan,” polisi London kata dalam pernyataan yang diposting di X.

PROTES KEKERASAN DI INGGRIS BERLANJUT SELAMA HARI KE 7, REAKSI TERHADAP KEMATIAN 3 GADIS MUDA

Polisi di London merespons penikaman yang melukai dua orang, termasuk seorang gadis muda, di Leicester Square. (Gambar Christopher Furlong/Getty)

“Kami yakin tidak ada tersangka yang tersisa. Dua korban, seorang gadis berusia 11 tahun dan seorang wanita berusia 34 tahun, dibawa ke rumah sakit dan kami menunggu kabar terkini mengenai kondisi mereka,” tambah pernyataan itu.

Inggris TETAP WASPADA TERHADAP KEKERASAN LEBIH LANJUT, BAHKAN SETELAH KAMPANYE ANTI-RASisme sayap kanan MENDAFTAR

Polisi menambahkan bahwa paramedis merawat kedua wanita di tempat kejadian sebelum mengirim mereka ke pusat trauma besar.

Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah seorang remaja berusia 17 tahun mengamuk di kelas dansa bertema Taylor Swift untuk anak-anak di Inggris.

Massa yang nakal bentrok dengan polisi, Selasa, 30 Juli 2024, di Southport, barat laut Inggris, dekat tempat tiga gadis ditikam hingga tewas di kelas dansa Taylor Swift sehari sebelumnya. Kekerasan terjadi tak lama setelah acara damai yang dihadiri ratusan orang di pusat kota Southport untuk berduka atas para korban penikaman. (Richard McCarthy/PA melalui AP)

Tiga anak tewas dalam serangan itu, sementara lima anak lainnya dan dua orang dewasa berada dalam kondisi kritis.

Pihak berwenang mendakwa Axel Rudakubana atas serangan tersebut. Ia lahir di Wales dari orang tua Rwanda. Serangan tersebut memicu badai sentimen anti-imigran di seluruh Inggris, yang berujung pada bentrokan sengit antara kelompok anti-migran, polisi, dan kelompok migran.

PEMERINTAH INGGRIS PERINGATAN ‘BERPIKIR SEBELUM ANDA MEMPOSTING’ Di Tengah Ancaman CEDERA WARGA BAGI MITRA SOSIAL MENYARANKAN RETORIKA

Rudakubana terlihat tersenyum dalam penampilan pertamanya di pengadilan setelah penyerangan tersebut. Dia didakwa atas pembunuhan Bebe King (6), Elsie Dot Stancombe (7) dan Alice Dasilva Aguiar (9), serta 10 dakwaan percobaan pembunuhan karena menikam delapan anak lainnya bersama dengan dua orang dewasa yang mencoba membantu mereka.

Api unggun saat terjadi kerusuhan

Aktivis anti-imigrasi mengadakan protes “Cukup sudah cukup” pada 2 Agustus 2024 di Sunderland, Inggris, menyusul pembunuhan tiga gadis di Southport, Inggris. (Gambar Drik/Getty)

Swift mengatakannya sendiri dia “sangat terkejut” dan masih memikirkan “kengerian” serangan itu di hari-hari berikutnya.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

“Itu hanya anak-anak kecil di kelas dansa,” tulisnya di Instagram Stories. “Saya benar-benar bingung bagaimana cara mengungkapkan simpati saya kepada keluarga-keluarga ini.”


SGP hari Ini