2 pejabat pemilu Irak dibebaskan dengan jaminan

2 pejabat pemilu Irak dibebaskan dengan jaminan

Dua pejabat pemilu Irak yang menghadapi dakwaan korupsi mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka dibebaskan dengan jaminan setelah penahanan tiga hari yang mereka katakan dirancang untuk menekan badan pemilu independen.

Penahanan kedua pejabat pemilu tersebut telah memicu kekhawatiran bahwa Perdana Menteri Nouri al-Maliki berupaya mengkonsolidasikan kekuasaan dan menempatkan pejabat independen serta badan-badan pemerintah di bawah kendalinya.

Kedua pejabat tersebut, Faraj al-Haidari dan Karim al-Tamimi, ditahan pada hari Kamis menyusul keputusan untuk menyelidiki kembali tuduhan korupsi lama terhadap komisi tersebut. Kedua pejabat tersebut membantah keras tuduhan tersebut dan menggambarkan penahanan mereka sebagai upaya untuk memberikan tekanan pada panel. Juru bicara al-Maliki membantah adanya tekanan dari pemerintah dan mengatakan permasalahannya ada di pengadilan.

Al-Haidari, ketua komisi pemilihan, mengatakan melalui telepon bahwa dia dan al-Tamimi telah dibebaskan pada hari Minggu. Dia mengatakan hakim yang membebaskan mereka memutuskan bahwa keduanya tidak melanggar hukum, namun mengatakan tidak jelas apakah kasus tersebut akan dilanjutkan atau tidak. Keduanya membayar jaminan sebesar 15 juta dinar Irak (sekitar $12.500).

Al-Tamimi membenarkan bahwa dia juga telah dibebaskan. Dia berbicara kepada The Associated Press melalui telepon dari rumahnya.

“Saat ini saya bersama keluarga. Saya akan melanjutkan pekerjaan saya di IHEC untuk mengabdi pada negara saya,” janjinya.

Tuduhan terhadap kedua pejabat tersebut berkaitan dengan pembayaran yang dilakukan kepada pegawai departemen pendaftaran properti pemerintah atas sebidang tanah yang diberikan kepada anggota dewan IHEC. Para pejabat mengatakan mereka bertindak sepenuhnya sesuai hukum dalam melakukan pembayaran, dan dakwaan sebelumnya telah dibatalkan.

Meskipun korupsi merupakan masalah yang serius dan tersebar luas di Irak, investigasi semacam ini juga digunakan sebagai cara untuk memberikan tekanan pada pejabat.

Komisi pemilu, yang bertugas melakukan pemungutan suara dan menghitung hasil pemilu, adalah salah satu lembaga yang mempunyai kekuasaan lebih besar di negara ini, dan para pejabat yang ditahan adalah dua dari anggotanya yang paling menonjol.

Dewan beranggotakan sembilan orang ini berasal dari berbagai faksi etnis dan sektarian di Irak.

Panel ini menjadi pusat perdebatan politik paling sengit di Irak dalam beberapa tahun setelah pemilu parlemen baru-baru ini pada tahun 2010. Sebuah blok yang didukung Sunni memenangkan kursi terbanyak dalam pemilu tersebut. Meskipun perolehan suara tersebut tidak cukup untuk mengamankan mayoritas, perolehan suara mereka yang kuat merupakan sebuah kejutan di negara yang didominasi Syiah.

Ketika faksi-faksi politik berusaha menggalang dukungan bagi koalisi yang berkuasa, para pendukung al-Maliki menuntut penghitungan ulang dan mengeluh bahwa pemungutan suara tersebut dirusak oleh penipuan.

Pengamat internasional menyebut penghitungan suara dan surat suara itu adil, dan setelah penghitungan ulang yang diawasi oleh IHEC, hasil awal secara umum dianggap akurat.

Haidari mengatakan penahanan itu merupakan balasan atas kerja keras para pria tersebut pada pemilu lalu.

Al-Maliki akhirnya mempertahankan jabatannya setelah berhasil membentuk koalisi Syiah yang lebih luas.

Juga pada hari Minggu, tiga serangan terpisah menewaskan lima orang di seluruh negeri.

Di kota Kirkuk di utara, pejabat keamanan Hallow Najat mengatakan ledakan di dekat universitas di kota itu menewaskan satu orang dan melukai 15 lainnya. Sebuah bom pinggir jalan di Hawija di Irak utara menghantam sebuah mobil yang membawa pemimpin milisi anti-al-Qaeda, menewaskan putranya. , Brigjen. Jenderal Sarhat Qadir.

Di pinggiran utara Bagdad, orang-orang bersenjata meledakkan rumah sebuah keluarga Syiah di daerah Taji yang didominasi Sunni, menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya, kata polisi dan pejabat kesehatan yang tidak mau disebutkan namanya.

__________________

Penulis Associated Press Sameer N. Yacoub dan Sinan Salaheddin berkontribusi pada laporan ini

demo slot pragmatic