3 pasien rumah sakit Kansas meninggal karena kontaminasi es krim

Tiga dari lima pasien rumah sakit di Kansas yang mengidap penyakit bawaan makanan yang terkait dengan beberapa produk es krim Blue Bell telah meninggal, sehingga memicu penarikan pertama produk tersebut dalam 108 tahun sejarahnya.

Lima orang di Kansas menderita listeriosis setelah mengonsumsi produk dari salah satu lini produksi di Blue Bell Creamery di Brenham, Texas, menurut pernyataan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada hari Jumat.

Bakteri Listeria ditemukan dalam sampel Chocolate Chip Country Cookies, Great Divide Bars, Sour Pop Green Apple Bars, Cotton Candy Bars, Scoops, Vanilla Stick Snys, Almond Bars, dan No Sugar Added Moo Bars, kata FDA.

Perusahaan mengatakan Moo Bar biasa tidak ternoda, setengah galon, galon, pint, cangkir, es krim tiga galon, dan makanan ringan beku merupakan produk baru.

Menurut pernyataan pada hari Jumat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, kelima orang yang sakit tersebut menerima perawatan untuk masalah kesehatan yang tidak terkait di rumah sakit Kansas yang sama sebelum mengembangkan listeriosis, “sebuah temuan yang sangat menunjukkan bahwa infeksi mereka (dengan bakteri listeria) diperoleh di rumah sakit,” kata CDC.

Informasi hanya tersedia pada empat dari lima pasien. Keempatnya makan milkshake dengan produk es krim Blue Bell satu porsi yang disebut “Scoops” saat berada di rumah sakit, kata CDC.

“Scoops”, serta barang-barang Blue Bell lainnya yang dicurigai, sebagian besar merupakan barang layanan makanan dan tidak diproduksi untuk ritel, kata Paul Kruse, CEO pabrik krim Brenham.

Listeria diisolasi dari sampel yang diambil dari empat pasien di Via Christi St. Rumah Sakit Francis di Wichita, Kansas, mencocokkan jenis kontaminan dari produk Blue Bell.

Kelima pasien tersebut menderita listeriosis antara Desember 2013 dan Januari 2015 selama dirawat di rumah sakit karena sebab yang tidak terkait, kata juru bicara rumah sakit Maria Loving.

“Via Christi tidak mengetahui adanya kontaminasi listeria pada produk es krim Blue Bell Creameries dan segera menghapus semua produk Blue Bell Creameries dari seluruh lokasi Via Christi begitu potensi kontaminasi ditemukan,” kata Loving dalam pernyataannya, Jumat, kepada The Associated Press .

Kruse mengatakan perusahaannya mengeluarkan produk dari rak segera setelah diberitahu adanya kontaminasi.

“Satu-satunya saat bisa terkontaminasi adalah selama produksi,” katanya. Kontaminasi tersebut ditelusuri ke mesin yang memeras es krim ke dalam cetakan dan kue, dan mesin tersebut tetap offline, katanya.

Semua produk yang sekarang ada di rak toko dan institusi aman, kata Kruse.

CDC mengatakan produk es krim yang terkontaminasi mungkin masih ada di freezer konsumen.

Listeriosis adalah infeksi yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi bakteri yang disebut Listeria monocytogenes, kata CDC. Penyakit ini terutama menyerang wanita hamil dan bayi baru lahir, orang lanjut usia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat kanker, pengobatan kanker, atau kondisi serius lainnya.

Penderita listeriosis biasanya mengalami demam dan nyeri otot, terkadang didahului dengan diare atau gejala pencernaan lainnya. Hampir semua orang yang didiagnosis menderita listeriosis mengalami infeksi invasif, artinya bakteri menyebar dari usus ke darah, menyebabkan infeksi aliran darah, atau ke sistem saraf pusat, menyebabkan meningitis. Meskipun terkadang seseorang dapat terserang listeriosis hingga dua bulan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, gejalanya biasanya mulai muncul dalam beberapa hari. Listeriosis diobati dengan antibiotik, kata CDC.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini

Singapore Prize