3 tempat penampungan suaka federal dibuka di Texas, California untuk menampung 1.400 anak tanpa pendamping
DALLAS – Pejabat federal berencana membuka tiga tempat penampungan di Texas dan California untuk menampung hingga 1.400 anak imigran tanpa pendamping karena jumlah orang yang menyeberang dari Meksiko ke Amerika Serikat terus meningkat.
Setelah penurunan jumlah penyeberangan menyusul lonjakan anak-anak yang memasuki Amerika Serikat pada tahun lalu, penyeberangan perbatasan kembali meningkat pada musim panas ini. Pada bulan Oktober dan November, 10.588 anak tanpa pendamping melintasi perbatasan AS-Meksiko, menurut Patroli Perbatasan federal. Angka ini lebih dari dua kali lipat angka pada bulan Oktober dan November tahun lalu.
Peningkatan ini menyebabkan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS menambah jumlah tempat tidur untuk anak-anak, kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis. Badan tersebut mengatakan pihaknya bertindak “untuk sangat berhati-hati”.
Jumlah keluarga yang melintasi perbatasan juga meningkat secara signifikan. Angka yang dikeluarkan bulan lalu untuk bulan Oktober menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga yang kawin silang meningkat tiga kali lipat dibandingkan bulan Oktober 2014, dari sekitar 2.100 menjadi lebih dari 6.000.
Pejabat lokal di Texas diberitahu minggu ini bahwa anak-anak tanpa pendamping akan segera tiba.
Dua fasilitas untuk menerima anak-anak adalah Peternakan Sabine Creek di Rockwall County dan Lakeview Camp and Retreat Center di Ellis County. Keduanya berlokasi di daerah pedesaan di luar Dallas.
Direktur Eksekutif Kamp Lakeview Jaroy Carpenter mengatakan dalam sebuah surat di situs kamp bahwa dia memiliki tim yang terdiri dari 200 orang dewasa yang siap bekerja dengan pendatang baru.
“Selama di sini, para siswa ini akan merasakan rekreasi, pendidikan, kebaktian gereja, dan program khas perkemahan lainnya,” kata Carpenter.
Hakim Rockwall County David Sweet, administrator tertinggi wilayah tersebut, mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Kamis bahwa dia mempelajari informasi baru tentang kedatangan tersebut setiap saat. Dia memperkirakan daerahnya akan menerima 300 anak, semuanya dari Amerika Tengah.
Sweet mengatakan pejabat provinsi belum diajak berkonsultasi dan dia masih berupaya memastikan tidak ada masalah keselamatan.
“Tentu saja kami sangat sensitif (terhadap) penderitaan anak-anak yang tidak didampingi,” kata Sweet. Namun, tambahnya, keselamatan publik “harus menjadi nomor satu. Keamanan publik harus menjadi yang pertama dan utama.”
___
Penulis Associated Press Alicia Caldwell di Washington dan Seth Robbins di San Antonio berkontribusi pada laporan ini.
Ikuti Nomaan Merchant di Twitter di http://www.twitter.com/nomaanmerchant.