4 Keju dengan Kalori Paling Rendah | Berita Rubah
Banyak dari kita menyukai keju. Meskipun sering kali menjadi bahan utama dalam hidangan tidak sehat (misalnya pizza cepat saji, burger keju, nacho), keju dapat berperan bermanfaat dalam diet Anda jika dimakan dalam jumlah sedang dan dipadukan dengan makanan sehat.
Meskipun tinggi lemak jenuh, kalori, dan natrium, keju merupakan sumber nutrisi yang baik termasuk kalsium, fosfor, dan vitamin B. Mengonsumsi produk susu juga dapat berkontribusi melawan penyakit kronis tertentu seperti osteoporosis. Produsen makanan menawarkan banyak keju dalam varietas rendah lemak yang dibuat dengan susu rendah lemak dan beberapa juga hadir dalam bentuk bebas lemak.
Namun dalam banyak kasus, lemak yang dihilangkan digantikan dengan bahan pengisi dan bahan pengawet lainnya, yang sering kali mengganggu tekstur dan rasa. Pilihan terbaik Anda, dari sudut pandang rasa dan kesehatan, adalah menikmati keju berlemak penuh dalam jumlah kecil. Perlu diingat bahwa satu porsi keju umumnya berukuran satu ons, atau setara dengan ukuran dua dadu.
Berikut adalah beberapa keju yang merupakan pilihan bagus dan harus dipertimbangkan sebagai makanan pokok dalam daftar belanjaan Anda:
Swiss: Jika Anda memperhatikan asupan garam, keju Swiss adalah pilihan yang baik. Dengan hanya 55 mg sodium per ons, keju Swiss memiliki lebih sedikit garam dibandingkan keju lainnya. Tinggi protein dan kalsium, ini adalah cara yang bagus untuk menambahkan rasa bergizi pada sandwich yang membosankan. Satu potong memiliki sekitar 100 kalori dan 8 gram lemak.
feta: Sering dikaitkan dengan makanan Yunani, feta tradisional Yunani dibuat dari susu domba atau kambing. Feta buatan sendiri terbuat dari susu sapi. Meskipun kedua jenis keju ini tinggi natrium (satu ons mengandung 325 mg), dengan sekitar 80 kalori per ons, feta lebih rendah kalori dibandingkan banyak keju lainnya. Feta juga menyediakan 4 gram protein per porsi.
keju mozzarella: Keju mozzarella dapat dibuat dari susu sapi atau susu kerbau (akan diberi label buffalo mozzarella). Ingat menemukan stik mozzarella di makan siang Anda saat masih kecil? Tidak ada alasan untuk menyerah hanya karena Anda sudah dewasa sekarang. Stik mozzarella adalah camilan ringan yang akan membantu meningkatkan asupan kalsium harian dan memuaskan rasa lapar di antara waktu makan. Ini adalah salah satu keju di mana memilih versi rendah lemak adalah pilihan yang baik. Satu batang mozzarella rendah lemak hanya memiliki 80 kalori dan menyediakan 7 gram protein dan 222 mg kalsium.
parmesan: Satu ons keju Parmesan mengandung sekitar 340 mg kalsium, yaitu sekitar 33 persen lebih banyak dibandingkan keju Swiss atau mozzarella. Namun, keju Parmesan mengandung natrium yang sangat tinggi, jadi ini bukan pilihan yang baik jika Anda sedang menjalani diet rendah natrium. Jika Anda tidak sedang menjalani diet terbatas, simpanlah keju Parmesan sebagai makanan pokok di lemari es Anda dan taburkan sedikit pada salad atau sayuran untuk meningkatkan rasa dan nilai gizi hidangan tersebut.