5 makanan untuk meningkatkan metabolisme

Jika hari-hari hangat di musim semi memotivasi Anda untuk menurunkan berat badan, Anda pasti ingin mengetahui makanan seperti ini yang dapat membantu meningkatkan metabolisme Anda:

Buah jeruk

Makanan seperti jeruk, grapefruits, lemon dan jeruk nipis mengandung vitamin C yang membantu metabolisme lemak lebih cepat sehingga berguna untuk menurunkan berat badan. Anda hanya membutuhkan 60 miligram (mg) vitamin C per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar tubuh, namun meningkatkan asupan harian hingga 500 mg dapat meningkatkan potensi pembakaran lemak saat berolahraga sebesar 39 persen. Para peneliti di Scripps Clinic menemukan bahwa peserta yang makan setengah jeruk bali setiap kali makan selama periode 12 minggu kehilangan rata-rata berat badannya sebesar 3,6 pon. CATATAN: Jika Anda sedang mengonsumsi obat, konsultasikan dengan dokter Anda tentang kemungkinan interaksi buruk dengan jeruk bali.

buah beri

Buah beri kaya akan serat makanan. Tubuh tidak dapat mencerna serat, namun ia tetap mencoba dan membakar kalori dalam prosesnya. Hanya satu cangkir raspberry mengandung 8g serat dan hanya 60 kalori. Stroberi, blackberry, dan blueberry juga merupakan sumber serat yang baik. Kelebihan lainnya: Serat membuat lemak dan kalori dari makanan atau snack “menghilang” dengan cara diserap dan dikeluarkan melalui saluran pencernaan sebelum tubuh dapat menyerapnya.

Sereal berserat tinggi

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Dietetic Association menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi sereal memiliki kemungkinan 30 persen lebih kecil untuk hamil dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan sarapan lainnya. Sereal kaya serat tidak hanya meningkatkan metabolisme, tetapi juga dicerna secara perlahan sehingga Anda merasa kenyang dan berenergi selama berjam-jam. Serat juga membantu menjaga kadar insulin tetap stabil, sehingga membantu mencegah penyimpanan lemak.

Protein tanpa lemak

Daging tanpa lemak seperti daging sapi tanpa lemak, ayam, dan kalkun membantu mempercepat metabolisme dan membakar lebih banyak lemak karena membutuhkan begitu banyak energi untuk pencernaan yang sempurna. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengikuti diet tinggi protein membakar kalori dua kali lebih banyak setelah makan dibandingkan orang yang mengikuti diet tinggi karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi protein membantu menjaga massa otot selama penurunan berat badan, dan menjaga metabolisme berjalan dengan kecepatan penuh. Satu porsi 3 ons dada kalkun tanpa tulang dan tanpa kulit memiliki berat 120 kalori dan menyediakan 26 gram protein penekan nafsu makan, 1 gram lemak, dan 0 gram lemak jenuh.

Tip: Pada diet faktor F, pasangan serat dan protein dianjurkan setiap kali makan dan camilan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi serat dan protein dalam kombinasi meningkatkan rasa kenyang lebih lama dengan kalori paling sedikit sekaligus meningkatkan metabolisme.

Bawang putih

Pembangkit tenaga nutrisi ini menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh hingga melawan penuaan dan penyakit, dan masih banyak lagi. Menambahkan bawang putih ke dalam makanan Anda, bahkan dalam jumlah yang tidak terdeteksi, juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Nutrisi menemukan bahwa bawang putih dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar selama aktivitas sehari-hari, sekaligus mengurangi produksi lemak tubuh.

Untuk rencana makan lezat berserat tinggi, resep dan tip tentang makan sehat, minum dan penurunan berat badan, lihat buku terbaru saya, Diet karbohidrat ajaib: menghilangkan kalori dan lemak – dengan serat!

Tanya Zuckerbrot MS, RDadalah ahli diet terdaftar di New York City dan penulis buku terlaris The Miracle Carb Diet: Hilangkan kalori dan lemak – dengan serat serta Diet F-Factor. Ikuti Tanya facebook, Twitter Dan LinkedIndan mendaftar untuk yang baru buletin mingguan dengan mengunjungi websitenya Ffactor.com.


Result SGP