6 Cara Mengelola Stres Pemilu
Orang yang memegang bendera Amerika. (kieferpix)
Pemilihan presiden mendominasi siklus berita selama beberapa bulan setiap empat tahun sekali – namun jika persaingan yang sangat ketat pada tahun 2016 membuat Anda merasa lebih cemas dari biasanya, Anda tidak sendirian. Dalam survei yang dirilis Kamis oleh American Psychological Association (APA), 52 persen orang dewasa Amerika melaporkan pemilu sebagai sumber stres yang signifikan dalam hidup mereka.
Temuan ini merupakan bagian dari survei APA’s Stress in America, sebuah jajak pendapat online Harris terhadap 3.511 orang dewasa yang tinggal di AS. Hal ini dilakukan setiap tahun untuk mengetahui bagaimana stres mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan orang dewasa Amerika. The Washington Post melaporkan bahwa APA memasukkan pertanyaan dalam survei tahunan tentang pemilu dan merilis hasilnya lebih awal.
Menurut survei tersebut, laki-laki dan perempuan sama-sama mungkin merasakan kecemasan terkait pemilu. Dan tampaknya tekanan seperti ini bersifat bipartisan: 59 persen anggota Partai Republik dan 55 persen anggota Partai Demokrat mengatakan mereka mengalaminya.
TERKAIT: 12 tanda Anda mungkin mengalami gangguan kecemasan
Namun, usia tampaknya berperan. Generasi milenial dan kelompok usia 71 tahun ke atas lebih cenderung mengatakan bahwa pemilu merupakan sumber stres yang signifikan dibandingkan generasi Baby Boomer dan generasi X. Survei tersebut juga menemukan bahwa orang-orang yang melaporkan bahwa pemilu merupakan sumber stres memiliki tingkat stres keseluruhan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak menganggap pemilu tersebut menimbulkan stres.
Ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk meredakan kecemasan Anda terhadap pemilu, kata APA. Pertama, mungkin pertimbangkan untuk berlibur ke media sosial (lihat panduan kami untuk berhenti menggunakan Facebook). Responden survei yang menggunakan media sosial lebih mungkin mengalami stres akibat pemilu dibandingkan mereka yang menjauhi Facebook, Twitter, dan sejenisnya.
“Stres pemilu diperburuk oleh argumen, cerita, gambar dan video di media sosial yang dapat meningkatkan kekhawatiran dan frustrasi, terutama dengan ribuan komentar yang bervariasi dari yang bersifat faktual hingga yang bermusuhan atau bahkan menghasut,” kata Lynn Bufka, PhD, direktur eksekutif asosiasi untuk penelitian praktik dan kebijakan APA, dalam siaran persnya.
TERKAIT: 13 cara mengatasi stres dalam 15 menit atau kurang
Berikut lima tips lagi dari APA agar bisa melewati tanggal 8 November tanpa cedera:
- Jika siklus berita 24 jam yang berisi klaim dan kontra-klaim dari para kandidat menyebabkan Anda stres, batasi konsumsi media Anda. Baca secukupnya untuk tetap mendapat informasi. Matikan umpan berita atau istirahatlah secara digital. Luangkan waktu untuk diri sendiri, jalan-jalan, atau habiskan waktu bersama teman dan keluarga untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai.
- Hindari diskusi mengenai pemilu jika menurut Anda hal tersebut berpotensi meningkat menjadi konflik. Waspadai frekuensi Anda mendiskusikan pemilu dengan teman, anggota keluarga, atau kolega.
TERKAIT: 17 Alasan Mengejutkan Mengapa Anda Stres
- Stres dan kecemasan tentang apa yang mungkin terjadi tidaklah produktif. Salurkan kekhawatiran Anda untuk membuat perbedaan positif pada hal-hal yang Anda pedulikan. Pertimbangkan untuk menjadi sukarelawan di komunitas Anda, mengadvokasi isu yang Anda dukung, atau bergabung dengan kelompok lokal. Ingatlah bahwa selain pemilihan presiden, terdapat pemilihan umum tingkat negara bagian dan lokal di banyak wilayah di negara ini, yang memberikan lebih banyak peluang bagi keterlibatan masyarakat.
- Apapun yang terjadi pada 8 November, hidup akan terus berjalan. Sistem politik kita dan tiga cabang pemerintahan berarti bahwa kita dapat mengharapkan stabilitas yang signifikan segera setelah transisi besar dalam pemerintahan. Hindari bencana, dan pertahankan perspektif yang seimbang.
- Suara. Dalam negara demokrasi, suara warga negara sangatlah penting. Dengan memberikan suara, Anda diharapkan akan merasa mengambil langkah proaktif dan berpartisipasi dalam siklus pemilu yang penuh tekanan bagi banyak orang. Temukan informasi yang seimbang untuk mempelajari semua kandidat dan isu-isu dalam surat suara Anda (bukan hanya pemilihan presiden), ambil keputusan yang tepat, dan kenakan stiker “Saya Memilih” dengan bangga.
Artikel ini pertama kali tayang di Health.com.