Teater penembakan Aurora akan dibuka kembali pada tahun 2013

Teater penembakan Aurora akan dibuka kembali pada tahun 2013

Tuntutan hukum diajukan terhadap anak perusahaan Cinemark Holdings Inc. diajukan oleh tiga orang yang terluka dalam penembakan yang menewaskan 12 orang di teater Colorado diyakini sebagai yang pertama. Tuntutan ini diajukan pada hari yang sama ketika perusahaan mengumumkan rencana untuk merenovasi dan mengkonfigurasi ulang teater tersebut dan siap untuk dibuka pada awal tahun 2013.

Ketiganya mengajukan tuntutan hukum, mengklaim bahwa pintu keluar yang digunakan pria bersenjata untuk memasuki gedung seharusnya memiliki alarm.

Dua tuntutan hukum diajukan pada hari Jumat di Pengadilan Distrik AS atas nama Denise Traynom, Brandon Axelrod dan Joshua Nowlan. Pengacara mereka, mantan hakim Denver Christina Habas, menolak berkomentar. Juru bicara Cinemark USA Inc. tidak segera memberikan komentar.

James Holmes, 24, dituduh membunuh 12 orang dan melukai 58 lainnya selama pemutaran khusus “The Dark Knight Rises” tengah malam.

Jaksa menuduh mantan mahasiswa pascasarjana Universitas Colorado, Denver, meninggalkan teater melalui pintu belakang, membuka pintu keluar dan masuk kembali ke teater untuk memulai penembakan. Tuntutan hukum tersebut menuduh Holmes dapat memindahkan mobilnya ke posisinya setelah meninggalkan teater karena kondisi yang rusak.

Selain gagal memberikan peringatan pada pintu keluar, tuntutan hukum tersebut juga menuduh bahwa Cinemark lalai dalam tidak menyewa keamanan tambahan untuk pertunjukan tengah malam atau secara umum melindungi pengunjung yang duduk di teater yang gelap. Mereka juga mengatakan Cinemark gagal membantu mengevakuasi teater bahkan setelah syuting berakhir. Lampu mati atau sangat redup bahkan setelah tembakan berhenti, menurut gugatan tersebut.

Traynom mengalami luka di bagian bokong, sedangkan Axelrod mengalami cedera kaki di bagian lutut kanan dan pergelangan kaki. Lengan kanan Nowlan hampir putus terkena peluru, dan dia juga terluka di kaki kirinya.

Sementara itu, Walikota Aurora Steve Hogan merayakan pengumuman bahwa Cinemark akan membuka kembali teater tersebut. Tim Warner, presiden dan CEO Cinemark, memberi tahu Hogan tentang niat perusahaan tersebut melalui surat sebelum tuntutan hukum diajukan.

Hogan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ada banyak dukungan untuk membuka kembali teater tersebut.

“Kami akan selalu mengenang mereka yang kehilangan nyawa dan banyak orang lain yang terkena dampak pada hari itu. Meskipun tidak ada yang akan melupakan hari itu, ini adalah langkah lain dalam pemulihan masyarakat,” kata Hogan.

Dalam suratnya kepada Cinemark, Walikota meminta adanya ketentuan khusus untuk kunjungan korban dan penyintas, peringatan dan perubahan eksterior gedung.
Rincian perubahan yang akan dilakukan belum tersedia.

situs judi bola online