Magnet kesehatan menimbulkan bahaya bagi anak-anak

Magnet kesehatan menimbulkan bahaya bagi anak-anak

Magnet Kesehatan Terapi (Mencari) menimbulkan bahaya nyata bagi anak-anak. Penelanan yang disengaja atau tidak disengaja mungkin memerlukan pembedahan darurat, kata dokter.

Anak-anak (atau orang dewasa) yang menelan lebih dari satu magnet memerlukan perhatian medis darurat, menurut ahli radiologi Alan Oestrich, MD, dari Cincinnati Children’s Hospital di Ohio.

Menelan benda yang tidak dapat dimakan bukanlah ide yang baik bagi anak-anak (atau orang lain), tetapi hal ini sering terjadi. Menurut peneliti, sebagian besar (80 persen) benda asing yang sampai ke lambung bisa melewati 10-20 persen lagi, mungkin diperlukan pengambilan langsung oleh dokter. Kurang dari 2 persen insiden dapat menyebabkan penyumbatan atau pecahnya usus sehingga memerlukan intervensi darurat.

Inilah sebabnya mengapa Oestrich mencatat bahaya magnet dalam suratnya kepada editor Radiologi di majalah edisi November.

Berbeda dengan benda asing yang dapat bergerak ke seluruh tubuh dengan sedikit usaha, magnet dapat merusak lambung atau usus secara serius karena gaya tarik menarik satu sama lain melalui lapisan loop usus yang berbeda. Lama kelamaan, magnet tersebut dapat menyebabkan kurangnya aliran darah pada lapisan tersebut dan menusuk lapisan usus.

Itu sebabnya siapa pun yang menelan banyak magnet harus segera mencari pertolongan medis, yang mungkin termasuk pembedahan, kata Oestrich.

Nasihat ini berlaku untuk segala usia.

Bayi dan balita, misalnya, memiliki rasa ingin tahu yang alami, namun masih terlalu kecil untuk mengetahui banyak tentang keselamatan. Namun, anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa juga dapat terluka karena menelan magnet.

Seorang anak laki-laki autis berusia 12 tahun yang menelan magnet di perkemahan musim panas menderita sakit perut selama berhari-hari sampai hasil rontgen menunjukkan magnet tersebut, yang kemudian dilepas.

Demikian pula, seorang gadis berusia 9 tahun mengalami perforasi usus setelah menelan 12 magnet kecil.

Mengutip dua kasus dalam surat Radiologinya, Oestrich mendesak semua ahli radiologi untuk mewaspadai magnet pada rontgen perut.

Dia juga memperingatkan agar tidak menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) pada pasien yang mungkin menelan magnet.

Magnet mungkin lebih umum ditemukan di rumah dan sekolah daripada yang Anda kira. Mereka digunakan sebagai barang dekoratif dan organisasi (seperti pada pintu lemari es), komponen mainan dan sebagai objek terapi kesehatan. Jika digunakan dengan benar, magnet tidak akan menimbulkan masalah selama magnet tersebut tetap berada di luar tubuh.

Oleh Miranda Hittidiperiksa oleh Brunilda NazarioMD

SUMBER: Oestrich, A. Radiologi, November 2004; vol 233: hal 615. Oestrich, Buku Tahunan Radiologi 2004; hal 155-156. Chung, J. Jurnal Bedah Anak, 2003; vol 38: hlm 1548-1550 (dikutip dalam Buku Radiologi Tahun 2004; hlm 155-156). Siaran Pers, Masyarakat Radiologi Amerika Utara.

SDY Prize