Lengan robot dapat menangkap benda terbang

Ada beberapa hal yang robot tidak bisa lakukan, namun menangkap benda terbang bukan lagi salah satunya.

Dengan empat jari, tiga ruas tangannya, yang baru robot dapat menangkap bola, botol, atau raket tenis yang dilempar ke arahnya dalam waktu kurang dari seperseratus detik, para peneliti melaporkan pada 12 Mei di jurnal IEEE Transactions on Robotics.

Anggota badan robot yang bereaksi cepat memiliki banyak potensi penerapan. Mereka bisa menjadi digunakan pada satelit untuk membersihkan beberapa puing-puing luar angkasa di orbit, atau pada mobil untuk menjangkau dan menghentikan dampak.

“Semakin hadir dalam kehidupan kita sehari-hari dan digunakan untuk melakukan berbagai tugas, robot akan mampu menangkap atau menghindari objek kompleks dengan gerakan penuh,” Aude Billard, kepala tim di cole polytechnique fdrale de Lausanne (EPFL) yang merupakan lengannya, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

(Lihat video Aksi Robot Menangkap Lengan)

Lebih lanjut tentang ini…

Untuk menangkap benda terbang, robot harus bereaksi terhadap kejadian tak terduga dan mengintegrasikan beberapa informasi dalam waktu yang sangat singkat, kata para peneliti. Banyak robot saat ini memiliki perilaku yang telah diprogram, membuat perhitungan yang memakan waktu terlalu lama untuk bereaksi dalam situasi yang berubah dengan cepat, seperti menangkap objek bergerak.

Untuk mencapai respons cepat seperti itu, para peneliti mengambil inspirasi dari metode pembelajaran manusia imitasi, dan trial and error. Mereka menggunakan teknik yang disebut “pemrograman melalui demonstrasi,” di mana robot tidak diberikan instruksi khusus. Sebaliknya, para peneliti secara manual mengarahkan lengan ke posisi menangkap beberapa kali hingga robot belajar bergerak ke posisinya sendiri.

Tim menguji lengan tersebut dengan melemparkan beberapa benda berbeda ke lengannya: bola, botol kosong, botol setengah penuh, palu, dan raket tenis. Benda-benda ini memiliki pusat gravitasi berbeda, yang menghadirkan tantangan unik bagi robot.

Pada tahap pembelajaran pertama, peneliti beberapa kali melemparkan benda ke arah robot. Robot tersebut menggunakan serangkaian kamera yang diposisikan di sekitarnya untuk mengukur lintasan, kecepatan, dan rotasi suatu objek untuk memodelkan pergerakannya. Ia kemudian melakukan perhitungan cepat untuk menggerakkan dirinya ke arah yang benar, mengoreksi lintasannya secara real time dan menyinkronkan gerakan jarinya untuk menangkap objek.

Lengan robot tersebut telah digunakan sebagai bagian dari proyek Clean-mE EPFL untuk mengembangkan teknologi daur ulang dan pembuangan puing-puing ruang angkasa yang mengorbit Bumi, kata para peneliti.

rtp live slot