Pengacara Peterson Mempersiapkan Argumen Penutup
KOTA REDWOOD, California – Pengacara di milik Scott Peterson (Mencari) sidang pembunuhan mempersiapkan argumen penutup setelah kesaksian disimpulkan minggu ini.
Para juri dipulangkan pada hari Rabu dengan perintah untuk kembali pada hari Senin untuk argumen penutup setelah jaksa dan pengacara memutuskan untuk tidak memanggil saksi tambahan.
Sidang pembuktian dan pengerjaan instruksi juri ditetapkan pada hari Kamis dan Jumat, di luar kehadiran juri.
Jaksa mengatakan mereka berencana memanggil delapan saksi bantahan pada hari Rabu setelah pengacara Peterson menghentikan kasus mereka pada hari Selasa. Namun ketika para juri kembali pada Rabu sore, Hakim Alfred A. Delucchi (Mencari) mengatakan pengacara kedua belah pihak memutuskan untuk tidak memberikan kesaksian tambahan dalam kasus lima bulan tersebut.
“Anda akan senang mengetahui bahwa para pengacara telah mengumpulkan dan menentukan semua bukti sore ini,” katanya kepada para juri setelah mereka memasuki ruang sidang. Desahan lega terdengar dari dalam kotak juri.
Sebaliknya, dia membacakan kepada juri empat pernyataan yang disetujui kedua belah pihak untuk dicatat. Mereka menangani bukti tentang pekerjaan semen yang dilakukan di rumah tetangga Peterson, email tercetak yang ditemukan dari rumah keluarga Peterson, kuitansi toko dan cetakan tentang Teluk San Francisco milik komputer Scott Peterson diambil.
Tidak jelas bagaimana beberapa informasi tersebut dimasukkan ke dalam kasus yang menimpa mantan penjual pupuk Modesto, yang didakwa membunuh istrinya yang sedang hamil, Laci, pada atau sekitar Malam Natal 2002.
Jaksa dan pengacara Peterson diharapkan menjelaskan lebih lanjut dalam argumen penutup. Delucchi mengatakan kepada juri bahwa mereka akan mendapatkan kasus ini pada 3 November.
Tidak jelas siapa delapan saksi sanggahan yang diajukan oleh pihak penuntut karena daftar tersebut disegel dan para pengacara terikat oleh perintah lisan.
Salah satu saksi pembelaan adalah tetangga keluarga Peterson yang bersedia bersaksi tentang pekerjaan semen dan konstruksi yang dilakukan tetangganya di halaman belakang rumahnya.
Jaksa menuduh Peterson membuat lima jangkar semen, salah satunya ditemukan di perahu yang menurut pihak berwenang dia gunakan untuk membuang jenazah istrinya. Mereka bilang dia menggunakan yang lain untuk menenggelamkan mayatnya, tapi jangkar itu tidak ditemukan.
Peterson mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya membuat satu jangkar dan menggunakan sisa kantong semen untuk memperbaiki jalan masuk rumahnya.
Namun, seorang saksi penuntut bersaksi bahwa sampel semen yang diambil polisi dari jalan masuk rumah Peterson bukanlah campuran yang sama dengan yang digunakan untuk membuat jangkar. Seorang ahli pertahanan kemudian tidak setuju dan bersaksi bahwa sampel tersebut memang cocok.
Jaksa menyatakan bahwa sampel beton yang diambil oleh pihak pembela terkontaminasi oleh pekerjaan konstruksi yang dilakukan oleh tetangga Peterson. Namun pada hari Rabu, hakim membacakan kesaksian tetangganya, yang mengatakan bahwa dia tidak melakukan pekerjaan beton di dekat jalan masuk rumah keluarga Peterson.
Jaksa menuduh Peterson membunuh istrinya yang sedang hamil dan kemudian membuang tubuhnya ke teluk. Jenazah Laci Peterson dan janin yang dikandungnya terdampar sekitar empat bulan kemudian, beberapa mil dari tempat Peterson mengaku sedang memancing sendirian pada hari istrinya menghilang.
Pengacara pembela mengklaim ada orang lain yang menculik dan membunuh Laci, kemudian menjebak klien mereka setelah mengetahui alibinya yang dipublikasikan secara luas.
Pembela memanggil 14 saksi selama enam hari, sementara jaksa memanggil 174 saksi selama 19 minggu.