Dr. Manny: Satu generasi hilang karena resesi Obama

Setiap hari ketika saya meninggalkan rumah sakit, saya mendapati diri saya semakin sedih dengan arah yang diambil Amerika.

Saya melihat secara langsung dampak ObamaCare terhadap keluarga dan perjuangan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ratusan ribu keluarga dihadapkan pada pembayaran tambahan yang sangat tinggi yang harus mereka penuhi sebelum mereka dapat dirawat di rumah sakit. Meskipun saya sangat menyadari bahwa rumah sakit terkadang tidak pandai dalam bidang akuntansi, mereka tentu saja memberikan miliaran dolar perawatan medis gratis kepada orang Amerika selama beberapa dekade.

Ruang gawat darurat Amerika dipenuhi oleh imigran ilegal yang tahu betul bahwa dokter akan memberi mereka layanan kesehatan. Dan begitulah yang terjadi di dunia kedokteran yang sangat rumit.

Sebuah studi baru yang dirilis oleh Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa selama resesi, perempuan berusia antara 20 dan 24 tahun cenderung tidak memiliki anak. Menurut penulis penelitian, sekitar 151.000 perempuan akan tetap tidak memiliki anak pada usia 40 tahun sebagai akibat dari Resesi Hebat yang kita alami antara tahun 2008 dan 2013. Saya berpendapat bahwa angka ini terlalu rendah, karena bagi ribuan warga Amerika di seluruh negeri, Resesi Hebat belum berakhir. Adalah suatu kesalahan jika kita berpikir bahwa krisis keuangan kita tidak lagi berdampak pada keluarga – khususnya dalam hal keluarga berencana. Bahkan di wilayah-wilayah di negara ini yang angka kelahirannya meningkat, saat ini angka kelahirannya netral atau malah menurun. Dulu, dalam profesi saya, banyak perempuan yang memilih untuk tidak memiliki anak di usia 20-an karena mengejar cita-cita akademis atau rencana karier, namun kini ada lapisan ketiga, yaitu – mereka tidak mampu membiayai bayi. Dan ini adalah keadaan yang menyedihkan.

Selama lebih dari lima tahun, banyak keluarga pekerja keras hidup dalam ketidakpastian. Kami dulu tinggal di negara di mana Anda mendapat pendidikan, Anda mendapat pekerjaan, dan Anda membangun kehidupan dan komunitas Anda. Saat ini, di jantung Amerika, lapangan kerja sangatlah langka, kita mengkhawatirkan keselamatan kita, dan negara kita tidak lagi menjadi mercusuar kepercayaan dan rasa hormat seperti dulu di mata dunia.

Jadi, saya memahami mengapa sebuah keluarga muda mungkin berpikir dua kali untuk memiliki anak, dan saya berharap para pemimpin kita memperhatikan studi kecil ini. Itu terkubur di banyak surat kabar, hanya sebuah kolom kecil yang ditempatkan secara tidak penting, tetapi itu berbicara banyak tentang negara kita.

Untuk mengembangkan Amerika, kita membutuhkan anak. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penyair terkenal, “Anak-anak adalah harapan dunia,” dan di sini mereka adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik.

agen sbobet