Sumsum tulang buatan dapat digunakan untuk mengobati leukemia
Pemindaian mikroskop elektron sel induk (kuning/hijau) dalam struktur perancah (biru) yang berfungsi sebagai dasar sumsum tulang buatan. (C.Lee-Thedieck/KIT)
Dokter telah merawat pasien leukemia selama beberapa dekade dengan mentransplantasikan sel induk dari orang-orang dengan sumsum tulang yang sehat. Meskipun transplantasi bisa menjadi pengobatan yang cukup efektif, tidak ada cukup donor jaringan untuk mengobati setiap pasien leukemia.
Kini para peneliti mengambil langkah pertama untuk membuat sumsum tulang di laboratorium: Mereka menumbuhkan sel induk di lingkungan yang meniru lingkungan alami sumsum tulang.
Leukemia adalah kanker yang dimulai di sumsum tulang, jaringan lunak di dalam tulang yang menghasilkan sel darah. Tujuan para peneliti adalah menciptakan sumsum tulang buatan yang mampu menumbuhkan darah sel induk luar tubuh, kata peneliti studi Cornelia Lee-Thedieck, dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT) di Jerman. Sel induk tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengobati pasien leukemia.
Namun membuat sumsum tulang di laboratorium tidaklah mudah. “Sumsum tulang sangat kompleks, dengan banyak sekali jenis sel, molekul, protein yang berbeda,” kata Lee-Thedieck. Terlebih lagi, sel induk yang dapat digunakan untuk mengobati pasien hanya dapat tumbuh dan mempertahankan sifat-sifatnya di lingkungan yang kini meniru sumsum tulang manusia yang sebenarnya. (5 teknologi gila yang merevolusi bioteknologi)
Dalam pekerjaan laboratorium baru, para peneliti menemukan struktur mirip spons sumsum tulang dengan membuat hidrogel (seperti bahan yang digunakan untuk membuat lensa kontak) di sekitar kristal garam, kemudian kristal tersebut dikeluarkan untuk meninggalkan lubang bagi sel induk untuk tumbuh di dalamnya. Mereka kemudian menambahkan protein dan sel yang mendukung sel induk. Terakhir, mereka menyuntikkan sel induk yang diambil dari darah tali pusat.
Pekerjaan mereka berhasil menghasilkan sel induk hematopoietik, yaitu sel di dalam sumsum yang menghasilkan semua jenis sel darah. Sel induk direproduksi di sumsum tulang buatan, dan setelah empat hari lebih dari 90 persen sel masih memiliki penanda sel induk, sebuah tanda bahwa sel tersebut mempertahankan kemampuannya untuk membentuk semua jenis sel darah, menurut penelitian yang muncul. online ini berisi informasi. bulan di jurnal Biomaterial.
Selanjutnya, para peneliti berharap dapat menumbuhkan sel untuk jangka waktu yang lebih lama di lingkungan buatan, dan menemukan cara untuk mengekstraksi sel dari perancahnya. Mereka juga berharap mendapatkan “pemahaman mendalam tentang bagaimana sel dipengaruhi oleh lingkungan 3D dan materi itu sendiri,” kata Lee-Thedieck kepada LiveScience.
Metode pertumbuhan sel induk ini masih perlu disempurnakan dan diuji baik pada hewan maupun uji klinis sebelum dapat digunakan pada manusia. Perawatan paling awal yang bisa dilakukan adalah dalam 15 tahun, jika semuanya berjalan dengan baik, kata Lee-Thedieck.
Hak Cipta 2014 Ilmu HidupSebuah perusahaan TechMediaNetwork. Semua hak dilindungi undang-undang. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang.