Bug Maag Dapat Mempengaruhi Operasi Penurunan Berat Badan

Bug Maag Dapat Mempengaruhi Operasi Penurunan Berat Badan

Orang yang berencana untuk menjalani operasi penurunan berat badan (mencari) mungkin mendapat manfaat dari pemeriksaan dan pengobatan untuk bakteri yang disebut Helicobacter pylori (mencari), kata para ahli di Emory University.

H. pylori adalah penyebab paling umum sakit maag (mencari), dan infeksi H. pylori diperkirakan terjadi pada 20–50 persen orang yang tinggal di negara maju.

Bisul merupakan luka terbuka pada bagian dalam lambung. Bisul dapat mengganggu pencernaan dan dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Dulu stres dianggap sebagai penyebab sebagian besar tukak lambung, namun dokter kini mengetahui bahwa infeksi H. pylori menyebabkan sebagian besar tukak lambung.

Profesor bedah C. Daniel Smith, MD, yang mengepalai divisi bedah umum dan gastrointestinal di sekolah kedokteran Emory, menyelidiki apakah infeksi H. pylori dapat menimbulkan gejala pada pasien setelah menjalani operasi penurunan berat badan.

Dalam studi tersebut, Smith dan rekannya mempelajari 99 orang yang ingin menjalani operasi penurunan berat badan bypass lambung. Peserta rata-rata berusia sekitar 40 tahun, dan mereka memiliki rata-rata indeks massa tubuh (BMI) sebesar 48, yang dianggap mengalami obesitas.

Semua peserta menjalani tes bedah, termasuk skrining untuk H. pylori. Hampir seperempat pasien dinyatakan positif H. pylori.

Laporan Smith muncul dalam jurnal Archives of Surgery edisi Oktober.

Para peneliti mengikuti kelompok tersebut pada satu, dua, enam dan 12 bulan setelah operasi penurunan berat badan mereka.

Hampir setengah dari mereka yang dites positif H. pylori memiliki gejala terkait maag yang signifikan setelah operasi penurunan berat badan. Mual, kembung, nyeri, intoleransi makanan, dan ketakutan terhadap makanan mempengaruhi 48 persen pasien operasi penurunan berat badan yang dites positif H. pylori.

Hanya 19 persen peserta yang hasil tesnya tidak positif H. pylori mengalami gejala tersebut setelah operasi.

Temuan ini menunjukkan bahwa skrining H. pylori dan menghilangkannya dengan antibiotik mungkin bermanfaat bagi pasien sebelum menjalani operasi penurunan berat badan, kata para peneliti.

Lebih dari 120.000 operasi penurunan berat badan dilakukan pada tahun 2003, dan permintaan akan prosedur tersebut kemungkinan akan meningkat, tulis mereka.

Pemusnahan H. pylori “harus dipertimbangkan untuk menghilangkan gejala dan menurunkan risiko jangka panjang penyakit maag dan kanker,” tim Smith menyimpulkan.

Oleh Miranda Hitti, direview oleh Brunilda Nazario, MD

SUMBER: Ramaswamy, A. Arsip Bedah, Oktober 2004; jilid 139: hlm 1094-1096. Rilis berita, JAMA/Arsip. Rilis berita, Berita Ilmu Kesehatan Emory. Alat Kesehatan WebMD: “Kalkulator Indeks Massa Tubuh.”

sbobet