Wis. korban pencurian mengunggah video dugaan pencuri
MILWAUKEE – Seorang pria Wisconsin yang kamera videonya dicuri sebentar menemukan cara untuk membalas tersangka pencuri: Dia mengunggah video yang diambil tersangka dengan kamera tersebut ke YouTube, sebuah klip di mana pria tersebut mengungkapkan namanya, menunjukkan wajahnya dan mengaku mencuri. kamera.
Chris Rochester, 25, dari La Crosse, mengatakan kameranya dicuri dari mobil bosnya, kandidat Senat Partai Republik Bill Feehan, beberapa minggu lalu. Polisi akhirnya menangkap tersangka dan mengembalikan kameranya ke Rochester, yang kemudian menyimpannya.
Ketika Gubernur Scott Walker melakukan kunjungan baru-baru ini ke La Crosse, Rochester menggunakan kamera untuk merekam acara tersebut. Ketika dia kembali untuk mengambil video tersebut, dia menemukan 20 segmen lain yang tampaknya direkam oleh tersangka.
Sebagian besar tidak mencolok, biasanya layar televisi berdurasi 15 hingga 20 detik. Namun ada satu video yang menarik perhatian Rochester.
“Ini rumah saya ya, dan kamera curian yang saya curi. Tapi tidak apa-apa, polisi tidak akan tahu,” kata tersangka dalam video berdurasi 79 detik itu sambil berkeliling di sebuah rumah, dapur, dan kamar mandi. . Kemudian dia menambahkan, “Oh ya, perkenalkan, nama saya Houaka Yang. Jadi ya, apa kabar?”
Akhirnya dia memutar kamera hingga memperlihatkan wajahnya dan berkata sambil tersenyum, “Dan ini aku. Hai.”
Yang, 20 tahun, dijadwalkan hadir di pengadilan pada hari Rabu, namun hakim mengundurkan diri karena dia mengenal salah satu korban. Tanggal sidang baru tidak segera dijadwalkan.
Yang didakwa dengan dua tuduhan pencurian dan satu tuduhan membawa senjata tersembunyi. Tuduhan tersebut membawa hukuman maksimal dua tahun tiga bulan penjara dan denda $30.000.
Pesan yang diserahkan kepada pembela umum Yang pada hari Rabu tidak segera dibalas.
Rochester mengatakan dia hampir mengabaikan video di kameranya, mengira dia mungkin secara tidak sengaja menekan tombol “rekam”.
“Kemudian saya dengan cepat menyadari apa itu,” katanya. “Saya kagum. Saya seperti, ‘Wow, saya tidak percaya’.”
Yang sudah ditahan, tetapi Rochester memutuskan untuk bersenang-senang dengan video tersebut dengan membagikannya kepada teman-temannya. Maka ia mengunggahnya ke YouTube dengan judul “Pengakuan Penjahat Bodoh: Pencuri Yakin Tak Akan Tertangkap”.
Ketika wartawan mulai bertanya kepadanya tentang video tersebut, dia mulai menyadari bahwa video tersebut lebih menghibur daripada yang dia bayangkan sebelumnya, katanya.
Polisi menemukan kamera video tersebut setelah menyelidiki sejumlah pencurian lainnya di daerah tersebut. Rochester mengatakan menurutnya Feehan tidak dijadikan sasaran sebagai kandidat politik Partai Republik.
Video keamanan di rumah Feehan menunjukkan dua tersangka mengemudi melalui mobil di halaman rumahnya. Penyelidik menunjukkan rekaman tersebut kepada petugas di sekolah menengah setempat, yang mengidentifikasi satu tersangka, Sersan polisi La Crosse. kata Randy Rank. Anak berusia 14 tahun itu kemudian mengidentifikasi Yang, katanya.
Rank mengatakan polisi tidak khawatir Rochester mengunggah video tersebut, meski kasus Yang masih menunggu keputusan.
“Itu perekamnya, itu gambar-gambarnya di sana,” kata Rank. “Saya tidak melihat ada masalah dengan itu.”
___
On line:
Video YouTube: http://www.youtube.com/watch?v=wmY_gFcBsvw
___
Dinesh Ramde dapat dihubungi di dramde(at)ap.org.