Fisika Zombie: Cara Menghindari Mayat Hidup yang Berantakan
WASHINGTON — Ketika Woody Harrelson lolos dari mayat hidup di “Zombieland”, sebuah film baru yang akan dibuka Jumat ini, haruskah dia pergi ke bukit atau ke mal? Sebuah makalah penelitian yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa dia mungkin lebih baik bersembunyi di mal untuk menyelamatkan otaknya yang lezat.
Dunia ini penuh dengan benda-benda yang bergerak seperti zombie, seperti partikel yang mengalir melalui cairan yang bergejolak atau perubahan harga pasar saham yang tidak dapat diprediksi, sehingga fisikawan mencari wawasan tentang perilaku ini dengan menciptakan apa yang disebut model “berjalan acak”.
Fisikawan Davide Cassi di Università di Parma di Italia mengamati berapa lama suatu entitas yang bersembunyi dalam struktur kompleks dapat bertahan jika dikejar oleh pejalan kaki predator. Makalah Cassi, yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal Physical Review E, adalah makalah pertama yang menggambarkan prinsip umum kemungkinan mangsa untuk bertahan hidup seiring waktu sambil bersembunyi di struktur yang tidak beraturan.
Meskipun makalah itu sendiri tidak secara spesifik mengacu pada pelarian zombie, makalah tersebut menggambarkan “kemungkinan bertahan hidup dari target tidak bergerak yang dihancurkan oleh pejalan kaki secara acak.” Kesimpulannya menunjukkan bahwa orang-orang yang terjebak di mal di “Dawn of the Dead” mungkin lebih baik daripada orang-orang yang terjebak di rumah pertanian di “Night of the Living Dead.”
Cassi menemukan bahwa kemungkinan bertahan hidup ketika terancam oleh predator yang berjalan secara acak berkaitan erat dengan seberapa rumit tempat persembunyian mangsanya. Semakin banyak liku-liku, semakin aman Anda. Dalam struktur yang sangat kompleks dan tidak beraturan, peluang predator untuk melakukan kontak dengan targetnya menyusut hingga hampir nol.
Cassi merumuskan model untuk menggambarkan perilaku partikel yang bergerak secara acak saat bergerak melalui jaringan mirip labirin. Ia mengatakan karyanya dapat diterapkan pada berbagai situasi, termasuk penyebaran informasi melalui Internet dan penyebaran obat melalui tubuh manusia.”
Ada banyak penerapan hasil ini di banyak bidang ilmu pengetahuan,” kata Cassi. “Penerapan paling menakjubkan dari hasil ini adalah dalam biologi, biokimia, dan organisme lainnya.
“Jadi ingat, ketika zombie datang, larilah ke mal terbesar yang bisa Anda temukan dan ingat bahwa, dengan menggunakan film zombie sebagai panduan, orang mati sering kali menang.
Artikel ini disediakan oleh Inside Science News Service, yang didukung oleh American Institute of Physics, penerbit jurnal ilmiah nirlaba.