Kebakaran London: Bangsawan Inggris menghormati para korban saat kemarahan meningkat

Ratu Elizabeth II dengan khidmat mengheningkan cipta selama satu menit pada hari Sabtu untuk para korban kebakaran gedung tinggi di London yang menewaskan sedikitnya 30 orang ketika petugas pemadam kebakaran yang kelelahan terus mencari lebih banyak mayat.

Kemarahan masyarakat meningkat ketika warga dan tetangga menuntut jawaban tentang bagaimana api menyebar begitu cepat di tengah laporan bahwa kontraktor telah memasang panel eksterior yang lebih murah dan tidak tahan api dalam renovasi Menara Grenfell yang berakhir pada Mei 2016.

Sekitar 70 orang hilang, menurut British Press Association, dan mengidentifikasi para korban tampaknya sangat sulit. Otoritas kesehatan Inggris menyatakan 19 pasien masih dirawat di empat rumah sakit di London. Dari jumlah tersebut, 10 orang masih dalam kondisi kritis.

Ratu Inggris Elizabeth II, kedua dari kanan, melihat sumbangan yang diberikan kepada anggota masyarakat yang terkena dampak kebakaran di Menara Grenfell di London Barat selama kunjungan ke Pusat Olahraga Westway yang menyediakan tempat penampungan sementara bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut. Jumat 16 Juni 2017. Anggota keluarga mereka yang hilang setelah kebakaran menara bertingkat tinggi di London dengan panik mencari orang yang mereka cintai, seperti yang dikatakan komandan polisi yang bertanggung jawab atas penyelidikan mengatakan pihaknya berharap jumlah korban tewas tidak akan bertambah hingga tiga angka. (Dominic Lipinski/Foto Kolam Renang melalui AP)

Ratu merayakan ulang tahun resminya pada hari Sabtu dengan mengatakan Inggris tetap “tegas dalam menghadapi kesulitan” setelah kebakaran mengerikan dan serangan ekstremis baru-baru ini di London dan Manchester.

Raja berusia 91 tahun itu mengatakan, “sulit untuk melepaskan diri dari suasana hati yang sangat suram” pada hari yang biasanya merupakan hari perayaan.

Ratu dan suaminya Pangeran Philip berdiri dengan tenang di tangga Istana Buckingham sebelum dimulainya Trooping the Color yang menandai ulang tahun resmi Ratu setiap tahun, yang secara tradisional dirayakan pada bulan Juni saat cuaca sedang hangat.

Ada kemarahan yang membara di wilayah multi-etnis Kensington yang dilanda kebakaran, dan kemarahan publik ditujukan kepada tokoh-tokoh senior pemerintah, termasuk Perdana Menteri Theresa May, ketika mereka mengunjungi wilayah yang dilanda kebakaran tersebut.

Pesan dukungan bagi mereka yang terkena dampak kebakaran besar Menara Grenfell terpampang di sebuah sumur dekat menara di London, Kamis 15 Juni 2017. Kebakaran besar melanda gedung apartemen 24 lantai di London barat pada Rabu pagi. (Foto AP/Hibah Alastair) (Hak Cipta 2017 The Associated Press. Semua hak dilindungi undang-undang.)

Tim penyelamat kesulitan mencapai lantai atas menara 24 lantai yang hangus itu. Para pejabat memperingatkan bahwa tidak ada lagi korban selamat yang dapat ditemukan.

Ratusan orang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut, memberikan tekanan lebih besar pada para pejabat di kota yang sudah dilanda kekurangan perumahan kronis.

Pemerintah berjanji akan melakukan penyelidikan publik secara menyeluruh, namun hal itu tidak banyak mengatasi rasa frustrasi karena kurangnya informasi mengenai bagaimana api bisa menyebar begitu cepat hingga melahap gedung tersebut.

Para insinyur dan spesialis keselamatan kebakaran percaya bahwa lapisan luar bangunan mungkin telah menyulut api dengan cepat, sehingga membebani perangkat proteksi kebakaran. Pejabat Inggris memerintahkan peninjauan terhadap bangunan lain yang mengalami renovasi serupa.

Kebakaran dahsyat yang terjadi pada Rabu pagi ini telah meningkatkan tekanan terhadap May dan para menteri seniornya pada saat otoritas May melemah akibat pemilu yang menyebabkan Partai Konservatif kehilangan mayoritas di Parlemen. May dicemooh setelah dia melakukan kunjungan ke komunitas pada hari Jumat.

Tragedi ini memicu tanggapan besar dari masyarakat sekitar yang menyumbangkan makanan dan tempat tinggal kepada para korban. Lebih dari 3 juta pound ($3,8 juta) telah dikumpulkan untuk para korban, dan pemerintah Inggris telah mengumumkan dana darurat sebesar 5 juta pound ($6,3 juta).

Banyak dari pengungsi tinggal di gereja dan pusat komunitas. Terdapat banyak makanan dan air, namun sangat sedikit privasi atau tempat tidur yang layak.

Bentrokan terjadi di dekat kantor balai kota Kensington dan Chelsea pada hari Jumat ketika pengunjuk rasa meneriakkan: “Kami menginginkan keadilan!” terlempar ke pintu.

Beberapa warga telah memperingatkan beberapa bulan lalu bahwa menara tersebut mewakili risiko kebakaran yang berbahaya. Mereka mengatakan keluhan mereka diabaikan.

___

Penulis Associated Press Frank Griffiths berkontribusi pada laporan ini.

lagu togel