Menteri Pertahanan AS, di Asia akan mempererat hubungan, mengatakan kekacauan di Yaman memicu kemajuan al-Qaeda

Menteri Pertahanan AS, di Asia akan mempererat hubungan, mengatakan kekacauan di Yaman memicu kemajuan al-Qaeda

Menteri Pertahanan Amerika hari Rabu mengatakan bahwa cabang al-Qaeda memperoleh “keuntungan besar” di tengah kekacauan di Yaman, dan bahwa Amerika harus memikirkan kembali cara mereka mencegah kelompok tersebut melancarkan serangan di negara-negara Barat.

Menteri Pertahanan Ash Carter, yang berada di Tokyo untuk berupaya memperdalam aliansi AS-Jepang, mengatakan runtuhnya pemerintah pusat di Yaman mempersulit pelaksanaan operasi kontraterorisme terhadap kelompok yang disebut al-Qaeda di Semenanjung Arab.

“Ini tidak berarti bahwa kita tidak terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri kita sendiri. Kita harus melakukannya dengan cara yang berbeda, tapi kita melakukannya dan memang demikian adanya,” katanya, tanpa memberikan rincian apa pun.

Kelompok tersebut diketahui berambisi menyerang sasaran-sasaran Barat, termasuk Amerika Serikat.

Carter mengatakan ketika pemberontak Syiah bergerak maju di Yaman, cabang al-Qaeda di sana mengambil keuntungan dari kekacauan tersebut untuk merebut wilayah tersebut. “Anda melihat mereka memperoleh keuntungan besar di lapangan,” katanya.

Dia mengatakan AS memberikan informasi intelijen, pengawasan, pengintaian dan logistik serta “sejumlah pasokan peralatan dan amunisi” ke Arab Saudi, yang telah melancarkan serangan udara terhadap pemberontak di negara tetangga Yaman.

Carter, yang akan melakukan perjalanan ke Korea Selatan akhir pekan ini, merupakan perjalanan pertamanya ke Asia sejak menjadi menteri pertahanan pada bulan Februari.

Jepang dan Amerika Serikat hampir menyelesaikan peninjauan pertama dalam 17 tahun pedoman pertahanan AS-Jepang, sebuah perjanjian yang akan “mengubah” aliansi bilateral, kata Carter pada konferensi pers setelah pertemuan dengan mitranya dari Jepang di Tokyo.

Pedoman baru ini, yang diperkirakan akan disetujui secara resmi dalam waktu sekitar tiga minggu, “akan membantu kita merespons secara fleksibel berbagai tantangan yang kita hadapi, baik di Asia-Pasifik maupun di seluruh dunia,” ujarnya.

Menteri Pertahanan Jepang, Jenderal. Nakatani mengatakan dia dan Carter sepakat bahwa merelokasi pangkalan marinir AS di Okinawa ke bagian lain pulau Jepang selatan adalah “satu-satunya solusi” untuk menutup pangkalan Futenma, yang terletak di daerah perkotaan.

Banyak orang di Okinawa, termasuk gubernur saat ini, menentang pembangunan pangkalan pengganti di daerah yang berpenduduk lebih sedikit, dengan alasan bahwa fasilitas tersebut harus dipindahkan seluruhnya ke luar pulau.

Pedoman pertahanan baru ini diharapkan dapat memberikan kerangka bagi Jepang untuk memainkan peran yang lebih besar dalam keamanan regional seiring dengan pelonggaran pembatasan konstitusional terhadap penggunaan militer oleh pemerintah.

Mereka juga akan menguraikan kerja sama di bidang-bidang baru seperti luar angkasa dan dunia maya. Nakatani mengatakan kedua lembaga pertahanan sepakat untuk mempelajari pembentukan kelompok kerja baru di bidang luar angkasa.

game slot online