Menguraikan 5 Klaim Label Makanan Umum
Klaim nutrisi pada kemasan makanan bisa jadi menggoda – dan terkadang menyesatkan. Inilah arti sebenarnya dari lima klaim paling umum:
Secara organik
Meskipun manfaat makan organik masih belum diketahui secara pasti, Anda lebih mungkin mendapat manfaat dari makanan organik yang baru ditanam (buah-buahan dan sayuran) dibandingkan makanan organik olahan. Perhatikan bahwa ada tiga tingkat klaim organik saat membeli makanan olahan. Carilah produk yang bertuliskan 100 persen organik, artinya produk tersebut dibuat dengan 100 persen bahan organik bersertifikat.
Alami
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tidak mengatur secara ketat istilah “alami”, jadi jangan mengharapkan manfaat nutrisi pasti dari produk yang menyandang sebutan ini. Sebuah produk yang disebut-sebut sebagai “alami” mungkin memang merupakan pilihan yang sehat atau mungkin tidak memiliki khasiat sama sekali. Untuk mendapatkan nutrisi terbaik dari makanan yang Anda beli, bandingkan merek berdasarkan fakta nutrisinya, lihat total kalori, lemak, protein, karbohidrat, dan serat per porsi.
Bebas GMO
Pemerintah tidak mewajibkan pelabelan organisme hasil rekayasa genetika (GMO), namun Proyek Non-GMO mengisi kesenjangan tersebut dengan memberikan label untuk produk legal bebas GMO. GMO umumnya dianggap aman, namun para kritikus menyatakan bahwa makanan non-GMO lebih bergizi dan enak. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi perbedaan nutrisi antara pilihan GMO dan non-GMO. Pedoman yang sama berlaku untuk makanan bebas GMO seperti halnya makanan alami, jadi untuk menentukan kualitas nutrisi suatu produk, selalu periksa label fakta nutrisi.
Bebas gula
Gluten, protein yang ditemukan dalam gandum, gandum hitam, dan jelai, terdapat dalam makanan olahan yang dibuat dari biji-bijian ini atau turunannya. Makanan yang benar-benar bebas gluten, yang mengandung kurang dari 20 bagian per juta, adalah suatu keharusan mutlak bagi siapa pun yang didiagnosis menderita penyakit celiac, dan dapat bermanfaat bagi mereka yang sensitif terhadap gluten. Perlu diingat bahwa beberapa produk bebas gluten seperti kue kering mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Menghilangkan gluten dari produk makanan tidak menjadikannya lebih sehat atau lebih ramah terhadap pola makan.
Bebas gula
Menurut FDA, produk yang mengklaim “bebas gula” harus mengandung kurang dari 0,5 gram gula per porsi. Ingatlah bahwa bebas gula bukan berarti bebas kalori atau karbohidrat. Menambah berat badan masih mudah dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang dianggap bebas gula secara berlebihan.
Untuk rencana makan lezat berserat tinggi, resep dan tip tentang makan sehat, minum dan penurunan berat badan, lihat buku terbaru saya, Diet karbohidrat ajaib: menghilangkan kalori dan lemak – dengan serat!