Agen patroli perbatasan mencoba melepaskan penyelundup ganja ketika mereka ditabrak kereta api
Bangkai SUV Agen Perbatasan dikeluarkan dari lokasi kecelakaan pada Kamis, 12 Mei 2011 di Gila Bend, Ariz. Pihak berwenang mengatakan kereta barang yang melaju cepat yang bertabrakan dengan SUV tersebut menewaskan dua agen patroli perbatasan, mencoba mengalihkan perhatian pengemudi dengan meniup klaksonnya sebelum kecelakaan. (Foto AP/Republik Arizona, Carlos Chavez)
Dua agen patroli perbatasan AS yang tewas ketika SUV mereka ditabrak kereta api yang bergerak cepat di Arizona selatan mencoba melepaskan sekelompok penyelundup ganja, kata badan tersebut.
Penyelidik menolak untuk berspekulasi tentang apa yang menyebabkan kecelakaan itu, tetapi pada hari Jumat terungkap bahwa SUV tersebut bergerak lambat hingga 3 km/jam ketika ditabrak. Mereka akan menyelidiki puing-puing untuk mencari tanda-tanda masalah mekanis, kata juru bicara Sheriff Maricopa County.
Kecelakaan itu terjadi Kamis pagi ketika sekelompok agen lain kurang dari satu kilometer selatan rel kereta api yang tidak terdokumentasi, mengejar dan membawa bungkus ganja di punggung mereka, kata juru bicara patroli perbatasan Kenneth Quillin.
Agen Eduardo Rojas jr. Dan Hector Clark mencoba menghentikan penyelundup saat mereka bergerak ke utara. SUV milik para agen tersebut dipukuli di persimpangan kereta api di kawasan pertanian pedesaan dekat kota Gila Bend, sekitar 85 mil barat daya Phoenix.
Enam imigran tidak berdokumen ditangkap.
“Kami memiliki individu-individu yang secara aktif mengikuti kelompok tersebut, dan kemudian alat tersebut akan mencoba menghubungkan mereka sehingga kecepatannya melambat dan kami dapat menangkap mereka,” kata Quillin. “Ini adalah operasi dasar patroli perbatasan.”
Kereta Westbound Union Pacific dengan 75 gerbong bergerak sekitar 62 mph ketika menabrak SUV tersebut, mendorong kendaraan setengah kilometer hingga satu kilometer (kilometer) di rel.
Jarak yang dicetak SUV tersebut menunjukkan bahwa ia bergerak sepelan 3 km/jam saat tabrakan terjadi, kata Detektif Aaron Douglas, juru bicara kantor Sheriff Maricopa County, yang menyelidiki kematian tersebut.
“Kereta itu akan mogok begitu SUV itu menghabiskan seluruh energi kereta,” kata Douglas. “Dan truk itu akan berakhir di tempat lain.”
Douglas mengatakan dia tidak akan berspekulasi apakah kecepatan kendaraan yang rendah merupakan indikasi mogok. Namun dia mengatakan penyidik akan menyelidiki puing-puing SUV tersebut untuk melihat apakah ada masalah mekanis.
SUV itu luput dari perhatian namun dilengkapi dengan lampu polisi. Sebelum tabrakan, pemimpin kereta dan masinis melihat kendaraan tersebut di jalan akses sepanjang rel. Mereka membunyikan klakson sebelum perempatan.
Union Pacific mengatakan krunya tidak mendapat peringatan bahwa SUV tersebut akan berbelok di depan kereta.
Perlintasan pribadi tempat terjadinya reruntuhan sudah diberi tanda, tetapi tidak dilengkapi lampu peringatan atau lampu peringatan penting.
Ada enam kecelakaan sebelumnya di persimpangan tersebut sejak tahun 1984, tetapi hanya satu yang menyebabkan kematian. Satu orang meninggal pada bulan Juli 2003 ketika seorang pengemudi semi-truk tidak dapat berhenti sepenuhnya dan dipukuli oleh kereta api.
Associated Press berkontribusi pada laporan ini.
Ikuti kami untuk Twitter.com/foxnewslatino
Seperti yang kita lakukan facebook.com/foxnewslatino