Dr. Manny: Penemuan penyakit cacar harus mendorong penyelidikan kongres

Apakah pemerintah mampu melakukan sesuatu dengan benar?

Hari ini, pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengumumkan bahwa mereka baru-baru ini menemukan botol berisi cacar berusia puluhan tahun yang tersimpan di ruang penyimpanan tua. Para pegawai pemerintah menemukan botol-botol tersebut di dalam sebuah kotak kardus yang terlupakan ketika membersihkan ruangan tersebut.

Berita ini sungguh luar biasa bagi saya. Cacar adalah salah satu virus paling mematikan di dunia, dan banyak yang berspekulasi bahwa penyakit ini suatu hari nanti dapat dimanfaatkan untuk tujuan bioterorisme—terutama karena jutaan orang tidak kebal terhadap penyakit tersebut. Penemuan seperti ini seharusnya membuat kita berhenti sejenak dan berpikir, “Bagaimana lembaga kesehatan pemerintah kita dijalankan?”

Pertama-tama, siapa yang bertanggung jawab di CDC? Sedangkan direktur institut dr. Mungkin saja Tom Friedan, CDC pada akhirnya dijalankan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (HHS), yang hingga saat ini dijalankan oleh Kathleen Sebelius. Dan selama masa jabatannya, dia terlalu sibuk memajukan agenda politiknya—meyakinkan Amerika untuk menerima ObamaCare—daripada memberikan perhatian penuh pada semua lembaga yang dia pimpin.

Baru-baru ini, CDC kembali mendapat ketakutan ketika badan tersebut mengumumkan bahwa 86 pekerjanya yang berbasis di Atlanta mungkin secara tidak sengaja terkena antraks. Untungnya, tidak ada infeksi yang dilaporkan sejak saat itu.

Juga, jangan lupakan skandal baru-baru ini yang melanda Departemen Urusan Veteran (VA). Telah terungkap bahwa ribuan pasien tidak menerima perawatan tepat waktu, dan banyak veteran bahkan meninggal, baik karena ketidakefisienan dalam sistem atau pemalsuan daftar tunggu yang disengaja. Seluruh episode menyebabkan pengunduran diri VA Sec. Eric Shinseki, yang bertanggung jawab atas kegagalan departemen tersebut.

Dengan semua masalah yang mengganggu lembaga kesehatan nasional kita, kita harus berpikir bahwa mungkin ini saatnya bagi kita untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap kualitas dan fungsi HHS dan lembaga terkait.

Botol cacar ini ditemukan di sebuah gedung di Institut Kesehatan Nasional di Bethesda Md., yang telah digunakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sejak tahun 1972. Tidak ada yang tahu bagaimana mereka sampai di sana, dan satu-satunya alasan para pejabat menemukannya. botol-botol ini karena mereka sedang berkemas untuk pindah ke kampus lain. Saat ini, para ilmuwan sedang mempelajari botol-botol tersebut untuk mengetahui apakah botol-botol tersebut masih mengandung virus hidup, meskipun botol-botol tersebut telah disimpan pada suhu kamar selama beberapa dekade.

Bagaimana laboratorium pemerintah yang profesional bisa melewatkan hal tersebut? Berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, harus ada akuntabilitas yang ketat untuk semua botol cacar, yang biasanya disimpan dengan keamanan yang sangat ketat di Atlanta, Georgia, atau di Rusia.

Kekacauan ini bisa disebabkan oleh kegagalan pemerintah. Ketika birokrat mencemari fungsi organisasi ilmiah, masyarakat menjadi lebih khawatir terhadap survei dan dokumen, sehingga kualitasnya menurun.

Mengingat temuan ini, saya pikir Kongres perlu melihat lebih dekat pada kualitas dan kinerja dari CDC, FDA, dan semua organisasi kesehatan nasional lainnya. Kita perlu mencari tahu bagaimana kecelakaan seperti ini bisa terjadi, serta apa lagi yang terjadi di lembaga-lembaga tersebut, karena menurut saya jawaban yang jelas dan transparan perlu diungkap.

akun slot demo