Dengar Pendapat Rahasia Chandra Levy Menimbulkan Spekulasi Sidang Baru
FILE – File foto tahun 2001 yang disediakan oleh Departemen Kepolisian Washington menunjukkan poster orang hilang Chandra Ann Levy, dari Modesto, California. Seorang hakim mengadakan sidang rahasia dalam kasus pria yang dihukum karena membunuh pegawai magang di Washington, Levy, pada tahun 2001. Baik jaksa maupun pengacara pembela tidak mengungkapkan tujuan dari sidang tersebut, yang berlangsung secara tertutup di Washington. Beberapa organisasi media, termasuk The Associated Press, mengajukan petisi untuk membuka persidangan. (Foto AP/Departemen Kepolisian Washington, File)
WUSA 9, afiliasi DC CBS melaporkan bahwa dengar pendapat “rahasia” yang tertutup untuk media melibatkan semacam masalah dengan seorang saksi dalam kasus pembunuhan Chandra Levy yang menghukum seorang imigran tidak berdokumen dari El Salvador atas pembunuhannya pada tahun 2010.
Ingmar Guandique, yang dijatuhi hukuman 60 tahun penjara, diangkut kembali ke wilayah DC dari penjara Alabama, menurut stasiun TV tersebut, mengutip sumber yang mengatakan pengacara Guandique meminta persidangan baru.
Sumber tersebut mengatakan para pengacara yakin salah satu saksi begitu ternoda sehingga hukuman dua tahun lalu tidak dapat dipertahankan. Saksi mana yang tidak jelas.
Pihak berwenang telah mengakui bahwa mereka tidak memiliki bukti DNA atau saksi yang menghubungkan Guandique dengan kejahatan tersebut, sehingga penuntutan mereka malah didasarkan pada informan penjara yang mengatakan Guandique mengaku di balik jeruji besi sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian Levy. Mereka juga mengatakan serangan terhadap Levy cocok dengan pola penyerangan yang dilakukan Guandique terhadap pelari perempuan lainnya di lokasi yang sama di mana dia menghilang dan dalam jangka waktu yang sama.
Guandique, yang sudah dipenjara karena serangan-serangan ini ketika dia didakwa atas kematian Levy pada tahun 2009, mengaku tidak bersalah pada sidang hukumannya. Pengacaranya mengatakan polisi dan jaksa menjadikannya kambing hitam atas kegagalan penyelidikan.
Lebih lanjut tentang ini…
Seorang hakim di Washington membela keputusannya untuk melarang publik dan media mengikuti proses pengadilan terkait kasus pembunuhan Chandra Levy tahun 2001, dengan mengatakan bahwa informasi akan segera tersedia.
Organisasi media, termasuk The Associated Press, keberatan dengan pengecualian tersebut. Mereka meminta informasi dari dengar pendapat baru-baru ini ditambah akses ke dengar pendapat di masa depan.
Di pengadilan pada hari Rabu, Hakim Gerald Fisher mengatakan dia dengan enggan menutup persidangan sebelumnya setelah menyimpulkan bahwa hal itu diperlukan. Dia sebelumnya menyebutkan “masalah keamanan”. Fisher tidak memberikan tanggal kapan informasi tersebut akan dipublikasikan.
Sidang dijadwalkan pada hari Kamis.
Levy, seorang pekerja magang berusia 24 tahun di Biro Penjara AS, menghilang pada Mei 2001 setelah meninggalkan apartemennya dengan pakaian joging. Jenazahnya ditemukan setahun kemudian di kawasan hutan lebat di Taman Rock Creek di Washington.
Kasus ini menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa pekerja magang tersebut terlibat hubungan asmara dengan warga AS saat itu. Rep Gary Condit, yang karir politiknya akhirnya meledak karena perselingkuhannya. Condit sempat diperiksa penyidik namun akhirnya ditetapkan sebagai calon tersangka. Dia bersaksi di persidangan Guandique bahwa dia tidak berperan dalam hilangnya atau kematian Levy, namun menghindari pertanyaan tentang hubungan mereka, dengan mengatakan bahwa dia berhak atas privasi.
Tidak ada penangkapan yang dilakukan hingga tahun 2009, ketika pihak berwenang menangkap Guandique, yang saat itu berada di penjara federal di California karena menyerang wanita lain di Rock Creek Park.
Berdasarkan pemberitaan Associated Press.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino