Yang terbaru: Hollande mencurigai ISIS melakukan serangan terhadap gereja

Yang terbaru: Hollande mencurigai ISIS melakukan serangan terhadap gereja

Berita terbaru tentang sandera di wilayah Normandia Prancis. (sepanjang waktu lokal):

13:50

Presiden Prancis Francois Hollande menduga kelompok ISIS berada di balik serangan terhadap sebuah gereja yang menewaskan seorang pendeta berusia 84 tahun.

Hollande menyebutnya sebagai “serangan teroris yang mengerikan” dan mengatakan bahwa ini adalah tanda lain bahwa Perancis sedang berperang dengan ISIS, yang telah mengklaim serangkaian serangan terhadap Perancis.

“Kita harus berperang dengan segala cara kita,” katanya di Saint-Etienne-du-Rouvray, di mana dua penyerang menyandera pada hari Selasa sebelum dibunuh oleh polisi.

Hollande menyatakan dukungannya bagi seluruh umat Katolik di Prancis, namun mengatakan serangan itu menyasar “seluruh warga Prancis”.

Identitas para penyerang pada hari Selasa tidak jelas.

___

13:45

Paus Fransiskus mengutuk keras serangan terhadap gereja Katolik Roma di Prancis utara yang menyebabkan seorang pendeta tewas dan seorang jemaah terluka parah.

Juru bicara Vatikan, Pendeta Federico Lombardi, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa serangan itu sangat parah “karena kekerasan yang mengerikan ini terjadi di sebuah gereja, tempat suci di mana kasih Tuhan diumumkan, dan pembunuhan biadab terhadap seorang pendeta dan keterlibatan umat beriman.”

Lombardi menyebut serangan itu “berita yang lebih buruk, menambah serangkaian kekerasan dalam beberapa hari terakhir yang membuat kita kesulitan, menyebabkan rasa sakit dan kekhawatiran yang luar biasa.”

Paus, katanya, mengungkapkan “kepedihan dan kengerian atas kekerasan yang tidak masuk akal ini, dengan kecaman paling keras atas segala bentuk kebencian dan doa bagi mereka yang terkena dampaknya.”

Vatikan menyatakan kedekatannya dengan Gereja Katolik Roma di Perancis dan Keuskupan Agung Rouen, serta dengan komunitas yang terkena dampak dan masyarakat Perancis.

___

13:10

Uskup Agung Rouen Mgr Dominique Lebrun telah mengonfirmasi identitas pastor yang dibunuh oleh dua penyerang di sebuah gereja di barat laut Prancis.

Dia mengatakan ayah Jacques Hamel yang berusia 84 tahun dibunuh pada hari Selasa. Polisi mengatakan dua penyerang memasuki gerejanya di kota kecil Saint-Etienne-du-Rouvray di Normandia, menggorok lehernya dan menyandera sebelum ditembak mati oleh polisi.

Dalam pernyataan dari Krakow, Polandia, tempat Paus Fransiskus berkunjung, Lebrun mengatakan, “Saya berseru kepada Tuhan, bersama dengan semua orang yang berkehendak baik. Dan saya mengundang semua orang yang tidak beriman untuk bersatu dengan seruan ini… Gereja Katolik tidak memiliki senjata lain selain doa dan persaudaraan antar umat manusia.”

___

11:10

Dua penyerang menyandera sebuah gereja dekat kota Rouen di Normandia pada hari Selasa dan membunuh seorang pendeta dengan menggorok lehernya sebelum ditembak dan dibunuh oleh polisi, kata para pejabat Prancis.

Orang lain di gereja itu terluka parah dan berada di antara hidup dan mati, kata Pierre-Henry Brandet, juru bicara Kementerian Dalam Negeri.

Polisi berhasil menyelamatkan tiga orang dari gereja di kota kecil Saint-Etienne-du-Rouvray di barat laut, kata Brandet. Penyanderaan terjadi saat kabut pagi, katanya kepada wartawan.

Identitas para penyerang dan motif serangan tersebut masih belum jelas, menurut seorang pejabat keamanan, yang tidak berwenang untuk disebutkan namanya secara publik.

Presiden Prancis Francois Hollande dan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve sedang dalam perjalanan menuju kota tersebut.

Berbicara di BFM TV, Brandet mengatakan pasukan intervensi khusus RAID sedang mencari di gereja dan sekitarnya untuk mencari kemungkinan bahan peledak dan penyelidik terorisme telah dipanggil.

slot demo