Blinken tiba di Timur Tengah untuk memperbarui negosiasi gencatan senjata di Gaza

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba di Israel pada hari Minggu di Tel Aviv ketika ia memulai tur Timur Tengah dengan harapan dapat meningkatkan tekanan diplomatik untuk gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza minggu ini.

Perjalanan tersebut merupakan kunjungan Blinken yang ke-10 ke wilayah tersebut sejak Oktober, ketika perang antara organisasi teroris dan Israel dimulai.

Menteri tersebut diperkirakan akan bertemu dengan para pemimpin senior Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada hari Senin, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri.

Usai kunjungannya ke Israel, Blinken akan berangkat ke Mesir untuk melanjutkan turnya.

BIDEN BERKATA ADMIN ‘LEBIH DEKAT DARI YANG PERNAH KITA LAKUKAN’ DENGAN PERDAGANGAN KUNCI CATUR DI TIMUR TENGAH

Menteri Luar Negeri Antony Blinken tiba di Timur Tengah pada hari Minggu menjelang desakan baru untuk gencatan senjata di Gaza. (Reuters/Elizabeth Frantz/Kolam/File)

Seorang pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan kepada wartawan dalam perjalanan ke Tel Aviv bahwa pembicaraan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera yang ditahan di Gaza berada pada “titik perubahan,” dan menambahkan bahwa Blinken akan menekankan kepada semua pihak pentingnya mewujudkan kesepakatan ini.

“Kami pikir ini adalah saat yang kritis,” kata pejabat itu.

“Menteri akan menggunakan perjalanan ini, dimulai dengan Israel, untuk terus menekankan pentingnya menyelesaikan hal ini,” tambah pejabat itu. “Saya pikir sudah jelas bahwa perjanjian ini tidak hanya demi kepentingan rakyat Israel, tapi juga akan membantu meringankan sebagian penderitaan di Gaza.”

ANAK PENDIRI HAMAS KETIKA ‘TIDAK ADA YANG TERSEBUT’ SEPERTI ISRAEL, PENEMBAKAN HAMAS PADA AYATOLLAH SUDAH HILANG

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diperkirakan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken minggu ini ketika Menteri Luar Negeri AS mendorong gencatan senjata di Gaza. (Kent Nishimura/Getty Gambar/File)

Qatar, AS, dan Mesir memediasi perundingan tersebut, meskipun tidak ada yang mampu membuat Israel dan Hamas mencapai kesepakatan setelah berbulan-bulan melakukan perundingan.

Pada hari Minggu, kantor Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa pemanis yang berlebihan merugikan kemampuan untuk memajukan kesepakatan.

“Mereka menyatakan selama berbulan-bulan bahwa Hamas tidak akan pernah setuju untuk menyerah untuk mengakhiri perang sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan, dan menyarankan untuk menyerah pada permintaan Hamas,” kata pernyataan itu. “Saat itu mereka salah – dan mereka salah saat ini. Perdana Menteri dengan tegas menekankan tuntutan mendasar ini, yang penting untuk mencapai tujuan perang, dan Hamas mengubah posisinya.”

Kantor perdana menteri mengatakan Netanyahu terus bersikeras agar pasukan Israel tetap berada di jalur perbatasan antara Gaza dan Mesir, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi, untuk mencegah penyelundupan senjata ke Gaza.

KLIK UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI BERITA FOX

“Perdana Menteri akan terus berupaya untuk mencapai kesepakatan yang akan memaksimalkan jumlah sandera yang masih hidup dan memungkinkan tercapainya semua tujuan perang,” tambah kantor tersebut.

Yonat Friling dari Fox News dan Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Keluaran Sydney