Keluarga penata rambut Jenni Rivera menuntut jawaban
Orang-orang tercinta dari penata rambut Jenni Rivera, yang meninggal dalam kecelakaan pesawat tragis dengan penyanyi itu bulan lalu, sedang mencari pertanggungjawaban atas kecelakaan tersebut.
Penata rias Rivera, Jacob Yebale, termasuk di antara tujuh orang yang tewas ketika pesawat itu jatuh di Meksiko utara pada 9 Desember.
Keluarga Yebale mengajukan permintaan ke pengadilan Illinois minggu ini untuk memaksa produsen pesawat Bombardier Aerospace dan divisi Learjet-nya menyerahkan informasi tentang sejarah pesawat tersebut.
Petisi untuk penemuan tersebut diajukan pada hari Rabu di Cook County Circuit Court di Illinois karena Bombardier melakukan banyak bisnis di negara bagian tersebut.
Seperti diberitakan Fox News Latino sebelumnya, Badan Penegakan Narkoba AS sedang menyelidiki perusahaan dan orang yang menjalankan bisnis pemilik jet mewah tersebut.
Juru bicara DEA Lisa Webb Johnson membenarkan bahwa pesawat milik Starwood Management yang berbasis di Las Vegas disita di Texas dan Arizona, namun dia menolak untuk membahas rincian kasus tersebut.
Badan tersebut juga memanggil semua catatan perusahaan, termasuk korespondensi dengan mantan Wali Kota Tijuana yang telah lama dicurigai oleh penegak hukum AS memiliki hubungan dengan kejahatan terorganisir.
Christian Esquino, 50, yang menjalankan bisnis tersebut dan memiliki sejarah hukum yang panjang dan rumit, mengatakan kepada The Associated Press beberapa minggu lalu bahwa DEA telah menyelidikinya selama lebih dari 20 tahun namun belum membuktikan satu pun tuduhan terkait narkoba. Esquino mengatakan saudara iparnya adalah pemilik perusahaan tersebut, namun dia memiliki “keahlian”.
Masalah hukumnya sudah terjadi sejak beberapa dekade yang lalu. Dia mengaku bersalah atas tuduhan penipuan yang berasal dari penyelidikan narkoba besar-besaran di Florida pada awal tahun 1990-an dan baru-baru ini dijatuhi hukuman dua tahun penjara federal dalam kasus penipuan penerbangan California.
Esquino, seorang warga negara Meksiko, dideportasi setelah dibebaskan. Dia dan beberapa perusahaan lain tempat dia terlibat atau dimiliki juga digugat karena gagal membayar pinjaman jutaan dolar, menurut catatan pengadilan.
Rivera, 43 tahun, kelahiran California, meninggal pada puncak karirnya ketika pesawat yang ia tumpangi jatuh ke tanah saat terbang dari kota Monterrey di Meksiko utara ke kota pusat Toluca pada Minggu pagi. Dia mungkin penyanyi wanita paling sukses di grupero, gaya regional Meksiko yang didominasi pria, dan merambah ke dunia akting dan televisi realitas.
Berdasarkan pemberitaan The Associated Press
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino