Tersangka pedagang manusia Kolombia Henry de Jesus Lopez telah ditangkap di Argentina

Setelah berbulan-bulan dikejar oleh polisi di Amerika Selatan, pengedar narkoba paling dicari di Kolombia ditangkap di luar sebuah restoran di Buenos Aires pada Selasa malam.

Henry de Jesús López, juga dikenal sebagai “Mi Sangre”, dituduh mengirimkan berton-ton kokain ke Amerika Serikat melalui Amerika Tengah. Dia membawa paspor palsu dari lima negara berbeda dan menyamar sebagai pengusaha Venezuela. Menurut polisi, pria berusia 41 tahun dan seorang pengawalnya ditangkap tanpa tembakan di tempat parkir Fettuccine Mario di Pilar, pinggiran kota Buenos Aires, tempat dia diperkirakan akan makan malam.

José Roberto León, direktur kepolisian nasional, mengatakan López memimpin geng “Urabenos” di Kolombia utara, setelah naik pangkat dalam kelompok paramiliter sayap kanan yang juga berperan sebagai operasi penyelundupan narkoba. Nama kelompok ini diambil dari Teluk Uraba di pantai Karibia Kolombia, tempat penegak hukum AS mengatakan mereka mengirimkan berton-ton kokain ke utara.

Menteri Keamanan Argentina, Sergio Berni, menyebut López “sangat berbahaya” dan bertanggung jawab atas “ratusan kematian”. López memasuki Argentina akhir tahun lalu bersama istri dan anaknya dan mereka menetap di komunitas Nordelta, rumah bagi banyak orang kaya Argentina. Berni mengatakan keluarga López terus berpindah-pindah, hidup dengan nama samaran dan dilindungi oleh delapan pengawal. López membawa paspor palsu dari Argentina, Paraguay, Ekuador, Brazil dan Venezuela.

Sebuah tim polisi yudisial Kolombia menangkap López dengan bantuan Badan Pengawasan Narkoba AS dan sekelompok kecil pejabat Argentina. Seorang informan Kolombia yang melaporkan lokasi López adalah kunci penangkapan tersebut. Direktur Polisi León mengatakan informan, yang identitasnya dilindungi, akan diberi hadiah sebesar $660.000.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengirim pesan Twitter semalam mengucapkan terima kasih kepada polisi negaranya dan pihak berwenang Argentina atas penangkapan tersebut. López dituduh melakukan kejahatan terorganisir, perdagangan narkoba dan terorisme. Dia juga diinginkan di Kolombia dan Miami.

“Kolombia sekarang secara efektif tidak lagi memiliki ‘capo’ dalam jangkauan regional atau nasional,” kata pensiunan direktur kepolisian nasional Kolombia Oscar Naranjo.

“Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang tersisa di level tersebut di Amerika Tengah dan Selatan,” kata seorang pejabat penegak hukum AS. “Sekarang kamu memiliki level kedua.”

Berdasarkan pemberitaan The Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


taruhan bola