AS kalah dari Jerman dalam pertarungan bertahan, namun tetap melaju ke babak 16 besar
Itu adalah pertandingan Piala Dunia yang sulit antara Amerika Serikat dan Jerman, dengan kedua belah pihak menciptakan sedikit peluang bagus untuk mencetak gol di tengah hujan di Recife.
Jerman mampu memproduksi lebih banyak lagi dan benar-benar mengkonversi satu, yang ternyata cukup.
Meski kalah 1-0, berkat kemenangan 2-1 Portugal atas Ghana, AS lolos ke babak sistem gugur dan akan bertanding pada Senin di Salvador, Bahia, melawan tim teratas dari Grup H – yang akan ditentukan Kamis sore nanti, namun kemungkinan besar Belgia, dengan peluang Aljazair bisa menyelinap ke posisi teratas.
Jerman tampil kuat di menit-menit awal pertandingan.
Amerika tampak lesu, sesuatu yang dialami tim lain di Piala Dunia ini setelah bermain di kota Manaus di Amazon yang sangat panas dan lembab, seperti yang dilakukan Amerika pada hari Minggu. Selain itu, Jerman memiliki satu hari istirahat lagi di antara pertandingan.
Itu adalah pertandingan penyisihan grup terakhir bagi kedua tim, dan hasilnya, serta hasil akhir pertandingan di Brasilia antara Portugal dan Ghana yang berlangsung secara bersamaan, akan menentukan tim kuartet mana dari Grup G yang akan mendapatkan tempat di Babak 16 Besar.
Jerman tak kesulitan menciptakan peluang di awal pertandingan, yang kesemuanya berakhir satu umpan atau tertinggal satu langkah untuk mencetak skor.
Tim Howard, yang memainkan pertandingan internasionalnya yang ke-103 untuk AS, menjadi penghalang bagi gawangnya.
Baru sekitar menit ke-21 AS melakukan aksi berbahaya yang diakhiri dengan tembakan Graham Zusi yang melewati mistar gawang.
Ada beberapa momen di babak pertama yang meredakan ketegangan. Pada satu titik, Jermaine Jones tidak melihat ke mana dia pergi dan berlari ke arah wasit dan jatuh ke tanah.
Babak kedua kurang lebih sama, sampai Thomas Müller melepaskan tembakan dari bola pantul yang tidak bisa dihalau Howard untuk memimpin 1-0. Pemain Jerman itu menyamai Leo Messi dari Argentina dan Neymar dari Brasil untuk memimpin turnamen dengan 4 poin.
Permainan menjadi lebih bersifat fisik, kurang estetis. AS mendapatkan tendangan sudut kedua pada pertandingan tersebut pada menit ke-70, tetapi bagian tengahnya terjatuh ke dalam tumpukan kaos berwarna gelap dan dengan cepat dibersihkan.
Ada momen menakutkan di menit ke-72 ketika Jermaine Jones dan Alejandro Bedoya saling adu kepala, dan Jones terdiam selama satu menit.
Urutan terbaik Amerika terjadi di akhir pertandingan ketika serangan balik yang hebat menghasilkan tembakan ke gawang oleh Bedoya yang dibelokkan keluar batas oleh Jerman.
Tendangan penjuru berikutnya berhasil menemui kapten AS Clint Dempsey di tiang dekat, namun sundulannya masih melambung di atas mistar.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino