Manfaat sebenarnya dari cuka sari apel bagi kesehatan

Cuka sari apel telah dianggap sebagai obat selama beberapa dekade. Saya telah melihat klaim bahwa produk ini dapat melakukan segalanya mulai dari menghentikan cegukan hingga memutihkan gigi, dan bahkan menghilangkan ketombe. Entah mampu melakukan semua hal tersebut atau tidak, ada penelitian bagus yang mendukung cuka sari apel sebagai obat mujarab yang menyehatkan, selama Anda menggunakannya dengan benar.

Salah satu manfaat yang menjanjikan: Tampaknya membantu mengatur gula darah. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Diabetes Care mengamati pria dan wanita dengan diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa ketika partisipan meminum dua sendok makan cuka sari apel sebelum tidur dengan camilan (satu ons keju), kadar gula darah mereka lebih rendah keesokan paginya, dibandingkan ketika mereka mengonsumsi camilan sebelum tidur dengan dua sendok makan air.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal yang sama membandingkan efek cuka sari apel pada orang dewasa sehat, penderita pra-diabetes, dan penderita diabetes tipe 2. Peserta penelitian di ketiga kelompok memiliki pembacaan glukosa darah yang lebih baik ketika mereka mengonsumsi kurang dari satu ons cuka sari apel dengan makanan tinggi karbohidrat (bagel putih dengan mentega dan jus jeruk), dibandingkan ketika mereka makan makanan yang sama dan minum plasebo. Orang dengan pra-diabetes meningkatkan kadar glukosa darahnya dengan cuka hampir setengahnya, sementara penderita diabetes menurunkan konsentrasi glukosa darahnya sebesar 25%.

TERKAIT: Anda mungkin harus makan lebih banyak kunyit. Begini caranya

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa cuka sari apel dapat mengusir serangga skala. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, tikus yang diberi makanan tinggi lemak dengan komponen utama cuka asam asetat mengembangkan lemak tubuh hingga 10% lebih sedikit dibandingkan hewan pengerat kontrol. Para peneliti yakin temuan ini mendukung gagasan bahwa asam asetat mengaktifkan gen yang mengaktifkan enzim untuk memecah lemak dan mencegah penambahan berat badan.

Untuk menyelidiki efek ini pada manusia, para ilmuwan Jepang melakukan uji coba double-blind pada orang dewasa yang mengalami obesitas dengan berat badan dan ukuran pinggang yang sama pada tahun 2009. Mereka membagi peserta menjadi tiga kelompok. Setiap hari selama 12 minggu, satu kelompok meminum minuman yang mengandung setengah ons cuka sari apel. Kelompok lain meminum minuman dengan satu ons cuka sari apel. Dan kelompok ketiga meminum minuman yang tidak mengandung cuka sama sekali. Pada akhir penelitian, orang yang meminum salah satu minuman dengan cuka memiliki lebih sedikit lemak perut, trigliserida dan ukuran pinggang yang lebih rendah, serta berat badan dan BMI yang lebih rendah, dibandingkan dengan kelompok tanpa cuka.

TERKAIT: 57 cara menurunkan berat badan selamanya, menurut sains

Cuka sari apel juga dapat bermanfaat bagi sistem pencernaan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada tikus penderita kolitis ulserativa. Para peneliti menemukan bahwa ketika asam asetat ditambahkan ke air minum mereka, mereka memiliki tingkat bakteri baik yang lebih tinggi di usus mereka, seperti Lactobacillus dan Bifidobacteria, dan mengurangi gejala penyakit pencernaan.

Meskipun bukti di balik cuka sari apel tampak menjanjikan, ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum Anda mulai mengurangi konsumsinya. Pertama, saya tidak menyarankan minum cuka langsung. Suntikan yang tidak diencerkan diketahui dapat mengikis enamel gigi dan merusak kerongkongan. Terlalu banyak cuka sari apel juga dapat menurunkan kadar potasium dalam tubuh.

Jika ingin mencobanya, aduk dua sendok teh cuka sari apel organik dan satu sendok teh madu organik ke dalam secangkir air hangat sekali sehari. Atau cukup gunakan cuka sari apel sebagai bahan utama saus salad, atau lauk sayuran dingin, seperti salad berbahan dasar cuka.

TERKAIT: 6 Makanan Prebiotik yang Harus Anda Tambahkan ke Diet Anda SECEPATNYA

Resep andalan saya: Kocok satu sendok makan masing-masing cuka sari apel dan jus lemon, tambahkan setengah sendok teh bawang putih cincang, sejumput lada hitam, dan beberapa daun kemangi segar, cincang. Rasanya luar biasa jika ditaburkan di atas sayuran berdaun segar, kacang buncis, atau kentang dingin yang dimasak.

Ingat saja, menjadikan cuka sebagai kebiasaan sehari-hari tidak akan menghilangkan efek makan berlebihan. Anggap saja ini sebagai bagian dari teka-teki kesehatan Anda, dan bukan obat mujarab.

Artikel ini pertama kali tayang di Health.com.

slot online