Selamat datang di ‘Kota Ajaib’ Dominik Garcia-Lorido

Dominik García-Lorido membawa penonton kembali ke tahun 1950-an dalam serial TV terbarunya “Magic City”.

Acara ini tayang perdana Jumat malam di Starz. Bertempat di Miami Beach, di era ketika Fidel Castro baru saja mengambil alih Kuba dan JFK berkuasa di Amerika Serikat, serial ini berfokus pada mafia yang mengelola pantai dan terlibat dalam drama meskipun menjalani kehidupan yang glamor.

García-Lorido, yang merupakan putri dari aktor ulung Andy García, dan tinggal di Miami selama beberapa waktu dalam hidupnya, mengatakan bahwa dia sangat menginginkan peran Mercedes Lozaro.

Andy Garcia hingga Carlos Santana di Grammy: “Rasisme adalah kata yang sangat kasar”

“Saya mengejarnya dan mengikuti audisi tiga kali,” kata García-Lorido kepada Fox News Latino. “Saya sangat diberkati bisa tampil di acara ini.”

(Perannya) sesuai dengan alur ceritaku,” tambahnya. “Aku menemui nenekku karena dia berusia 20-an dan mengetahui era itu dari pengalaman.”

Aktris tersebut mengatakan bahwa berbicara dengan neneknya tentang masa kecilnya di Miami memberinya perspektif yang lebih baik tentang mode dan cara hidup di akhir tahun 50an dan awal tahun 60an.

“Saya tidak meminta nasihat mengenai peran tersebut, namun (untuk mendapatkan wawasan) tentang hal-hal seperti perhiasan apa yang akan saya kenakan. Apa yang pantas (untuk karakter tersebut.)

Pemerannya, termasuk sesama orang Latin Yul Vasquéz, adalah salah satu kelebihan yang menurut García-Lorido ada dalam pembuatan film serial ini.

JLO Debutkan Video Seksi ‘Dance Again’ Bersama Casper Smart (dan Pitbull)

“Mereka luar biasa,” kata García-Lorido. “Saya sangat akrab dengan mereka. Kami tidak tinggal di kota yang sama dan kami masih mengobrol sepanjang waktu.”

“Kami sangat dekat,” tambah García-Lorido. “Semua orang beralasan seperti itu.”

Berbeda dengan ayahnya yang besar di Miami, bersekolah di SMA Miami Beach dan baru pindah ke Los Angeles di akhir karirnya, García-Lorido mengatakan rumahnya adalah LA, meskipun dia sering mengunjungi Miami ketika dia masih muda.

“Saya tumbuh di LA, dikelilingi oleh budaya Amerika dan bahasa Inggris adalah bahasa pertama saya,” kata García-Lorido. “Orang-orang berpikir karena ayah saya lahir di Kuba dan fasih berbahasa Spanyol, maka saya pun demikian. Namun LA adalah bagian besar dari budaya saya.”

“Miami adalah tempat meleburnya semua budaya dan semua orang mengenal semua orang,” tambah García-Lorido.

“Saya senang tinggal di sana selagi saya bekerja di sana dan menikmati akhir pekan. Tapi sekarang saya hanya bisa menghabiskan seminggu di sana dan itu sudah cukup.”

García-Lorido berkomentar tentang bagaimana dia tidak merasa kurang sebagai orang Latin karena dia tidak berbicara bahasa tersebut dengan lancar, meskipun untuk tujuan pekerjaan dia berharap dia bisa mendominasi bahasa itu dengan lebih baik.

“Saat saya berada di negara berbahasa Spanyol, hal itu muncul kembali,” kata García-Lorido. “Sangat buruk sekarang ketika saya melakukan publisitas.”

Saya seorang aktor dan saya akan mewakili komunitas Latin dengan sepenuh hati, tapi saya adalah diri saya sendiri dan saya tidak meminta maaf untuk itu,” tambah García-Lorido.

Anda dapat menghubungi Alexandra Gratereaux di: [email protected] atau melalui Twitter: @GalexLatino

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


slot online pragmatic