Pekerjaan di AS turun pada bulan Mei, namun perekrutan meningkat
WASHINGTON – Pengusaha di Amerika mencatatkan lebih sedikit pekerjaan pada bulan Mei. Namun perekrutan tenaga kerja meningkat dan semakin banyak orang yang berhenti dari pekerjaan mereka – keduanya merupakan tanda positif bagi perekonomian.
Pekerjaan turun 5 persen pada bulan Mei menjadi 5,7 juta, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Selasa. Kemunduran ini terjadi setelah lowongan pekerjaan yang diiklankan mencapai hampir 6 juta pada bulan April, angka yang direvisi turun dari laporan awal. Sementara itu, jumlah pekerja meningkat 8,5 persen menjadi hanya di bawah 5,5 juta.
Data tersebut merupakan tanda bahwa perekonomian mendekati “lapangan kerja penuh” dengan tingkat pengangguran sebesar 4,4 persen, ketika hampir semua orang yang menginginkan pekerjaan mempunyai pekerjaan dan tingkat pengangguran sebagian besar mencerminkan pertumbuhan normal jumlah orang yang tidak bekerja untuk sementara waktu. Biasanya, ketika angka pengangguran turun serendah ini, perusahaan terpaksa menawarkan gaji lebih tinggi, namun hal ini belum terjadi.
Jed Kolko, ekonom di situs ketenagakerjaan Indeed, mengatakan laporan tersebut “menunjukkan apa yang dilakukan pekerja di pasar tenaga kerja yang ketat” di mana terdapat lebih banyak orang yang mengundurkan diri dibandingkan PHK dan lebih sedikit pekerja yang menganggur untuk setiap lowongan pekerjaan.
Para pekerja tentu saja semakin yakin pada tahun lalu bahwa mereka bisa mendapatkan pekerjaan.
Jumlah orang yang berhenti dari pekerjaannya meningkat sebesar 7,1 persen menjadi 3,2 juta. Orang-orang biasanya berhenti ketika mereka mendapatkan pekerjaan baru, sering kali dengan gaji yang lebih tinggi, atau merasa yakin bahwa mereka dapat segera dipekerjakan di tempat lain.
Namun demikian, Kolko mengatakan tingkat pengurangan pekerja yang tercermin dari orang-orang yang dipekerjakan atau meninggalkan pekerjaan mereka lebih rendah dibandingkan pada awal tahun 2000an, sejalan dengan pertumbuhan upah yang relatif lambat.
Pekerjaan di bulan Mei turun secara signifikan di bidang konstruksi dan transportasi, pergudangan dan utilitas. Pembukaan iklan meningkat untuk pengecer dan layanan pendidikan.
Perekrutan yang paling kuat terjadi pada sektor layanan profesional dan bisnis pada bulan Mei, serta layanan pendidikan.
Ketika pengangguran serendah ini, upah umumnya naik. Namun pendapatan rata-rata per jam hanya meningkat 2,5 persen selama 12 bulan terakhir, angka ini masih lebih tinggi dari inflasi namun kenaikan gaji tidak signifikan. Terakhir kali tingkat pengangguran serendah ini, upah naik sekitar 4 persen.
Pemerintah mengatakan pada hari Jumat bahwa pengusaha menambah 222.000 pekerjaan pada bulan Juni dan merevisi naik angka perekrutan dua bulan sebelumnya. Angka-angka pada hari Jumat mewakili total bersih penambahan pekerjaan dikurangi kehilangan pekerjaan, sedangkan laporan hari Selasa mencakup data perekrutan secara keseluruhan.
Angka-angka ini merupakan keuntungan bersih setelah dikurangi PHK, pengunduran diri, dan pensiun dari keseluruhan angkatan kerja.
Data hari Selasa berasal dari survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja, atau JOLTS. Postingan ini lebih rinci dan memberikan gambaran pasar tenaga kerja yang lebih lengkap dibandingkan postingan bulanan