Bagaimana mencegah malam Halloween menjadi mimpi buruk
Menurut Biro Sensus AS, sekitar 40 juta anak berusia antara 5 dan 14 tahun mungkin terluka tahun ini saat bepergian dari rumah ke rumah selama Halloween. Dokter darurat di negara ini ingin semua orang menikmati tradisi liburan dengan aman dan tidak mengalami kengerian Halloween, termasuk kemungkinan berakhir di ruang gawat darurat.
Anak-anak perlu berada di luar, bersenang-senang dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya.
“Anak-anak harus berada di luar, bersenang-senang dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman mereka,” kata Dr. Sandra Schneider, presiden American College of Emergency Physicians. “Mereka tidak seharusnya menghabiskan Halloween di ruang gawat darurat karena cedera yang sebenarnya bisa dicegah dengan mudah.”
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, risiko seorang anak tertabrak mobil sekitar empat kali lebih tinggi pada Halloween dibandingkan malam-malam lainnya dalam setahun. Cedera umum lainnya yang terjadi pada Halloween termasuk cedera mata akibat benda tajam dan luka bakar akibat kostum yang mudah terbakar.
Dokter darurat menyarankan agar anak-anak melakukan “lompatan rumah” yang terorganisir selama perayaan Halloween, seperti di gereja lokal, mal, dan sekolah. Dengan cara ini, anak-anak tidak berjalan dalam kegelapan dan dapat mengandalkan pengawasan terus-menerus dari orang dewasa.
Selain itu, American College of Emergency Physicians (ACEP) menyarankan agar orang dewasa mengikuti tip berikut untuk Halloween yang aman dan menyenangkan:
Lebih lanjut tentang ini…
• Pastikan anak Anda sebisa mungkin tetap berada di trotoar (menjauh dari jalanan) dan mematuhi semua peraturan lalu lintas.
• Bicarakan tentang pentingnya tetap bersama sebagai sebuah kelompok. Pastikan setidaknya ada satu pendamping dewasa selama tur rumah.
• Pastikan anak Anda mengetahui potensi bahaya dari orang asing. Pastikan dia tidak pernah menerima digendong oleh orang asing atau memasuki rumah atau area asing.
• Hindari mengenakan pakaian yang dapat menyebabkan anak Anda tersandung, seperti celana longgar, celana bertali panjang, sepatu hak tinggi, atau sepatu besar.
• Hindari memakai pakaian yang menghalangi pandangan atau penglihatan anak.
• Jika memungkinkan, hindari penggunaan masker. Jika anak Anda harus memakai masker, pastikan ventilasinya baik.
• Pastikan kain jas, wig dan area janggut terbuat dari bahan tahan api, seperti nilon atau poliester.
• Jauhkan lentera labu beserta lilinnya dari jangkauan anak-anak agar mereka tidak terbakar atau menyalakan api.
• Pastikan setelan tersebut terlihat pada malam hari: hindari warna gelap. Tambahkan pita cerah pada setelan tersebut agar anak Anda lebih terlihat oleh kendaraan.
• Pastikan Anda memeriksa semua permen sebelum anak Anda memakannya. Hindari mengonsumsi makanan manis yang tidak dibungkus dengan kemasan aslinya dan lakukan hal yang sama pada buah-buahan.
• Membawa senter saat berjalan di sekitar rumah, karena jarak pandang akan berkurang saat malam tiba.
• Periksa semua aksesoris seperti pedang, pisau, pentungan dan benda runcing lainnya. Pastikan bahannya fleksibel dan ujungnya tumpul.
Untuk informasi lebih lanjut tentang topik ini dan topik terkait kesehatan lainnya, kunjungi www.EmergencyCareForYou.org
ACEP adalah asosiasi spesialisasi medis nasional yang mewakili pengobatan darurat. ACEP membuat komitmen untuk memajukan perawatan darurat melalui pendidikan berkelanjutan, penelitian dan pendidikan publik. Berkantor pusat di Dallas, Texas, ACEP memiliki 53 kantor yang mewakili setiap negara bagian serta Puerto Riko dan Distrik Columbia. Markas besar layanan pemerintah mewakili dokter darurat yang dipekerjakan oleh markas besar militer dan lembaga pemerintah lainnya.
ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Agreganos masuk facebook.com/foxnewslatino