Filet-O-Fish McDonald’s akan diberi label ‘berkelanjutan’

McDonald’s mengatakan mereka akan menjadi jaringan restoran nasional pertama yang membawa label dari kelompok yang mensertifikasi praktik penangkapan ikan berkelanjutan.

“Ekolabel” berwarna biru dari Marine Stewardship Council menyatakan bahwa Pollack Alaska yang digunakan dalam sandwich Filet-O-Fish McDonald’s berasal dari pemasok dengan praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan.

Jaringan ritel besar, termasuk Wal-Mart dan Whole Foods, sudah menggunakan label dewan tersebut. Kelompok nirlaba mendapat bayaran royalti dari perusahaan yang menggunakan labelnya. Bagi McDonald’s, biaya tersebut akan didasarkan pada penjualan produk ikannya, seperti Filet-O-Fish dan Fish McBites yang akan diluncurkan bulan depan sebagai penawaran dengan waktu terbatas.

Marine Stewardship Council, yang berbasis di Seattle, bukan satu-satunya kelompok yang menawarkan label makanan laut kepada konsumen. Tahun lalu, misalnya, Whole Foods juga berhenti menjual makanan laut hasil tangkapan liar yang diberi peringkat merah, yang menunjukkan bahwa makanan tersebut ditangkap secara berlebihan atau ditangkap dengan cara yang membahayakan spesies lain.

Langkah ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran konsumen mengenai sumber makanan laut mereka. Jaringan supermarket besar, termasuk BJ’s Wholesale Club, juga baru-baru ini berupaya menjadikan pilihan makanan laut mereka lebih ramah lingkungan.

Marine Stewardship Council memiliki sekitar 300 sektor perikanan dalam programnya, mewakili antara 12 dan 14 persen perikanan dunia, kata Kerry Coughlin, direktur regional kelompok tersebut untuk wilayah Amerika. Perikanan dapat melalui fase pra-penilaian yang bersifat rahasia untuk mendapatkan panduan apakah mereka siap untuk sertifikasi. Coughlin mengatakan bahwa sekitar 30 hingga 40 persen perikanan belum siap ketika mereka memulai tahap pra-penilaian, namun lebih dari 90 persen memperoleh sertifikasi setelah proses penilaian resmi dan penuh dimulai.

McDonald’s mendapatkan semua ikannya di AS dari satu perikanan pollack di Alaska, kata Coughlin. Jaringan restoran di Eropa sudah menggunakan label dewan.

Juru bicara McDonald’s, Christina Tyler, mengatakan semua toko di AS harus sudah memiliki label tersebut pada awal Februari. McDonald’s akan mempromosikan sertifikasi pada kemasan produk lainnya, termasuk Happy Meals dan minuman.

Perusahaan yang berbasis di Oak Brook, Illinois, berhenti menggunakan Eastern Baltic Cod pada tahun 2007 karena masalah keberlanjutan. Sejak itu, Tyler mengatakan perusahaannya mengambil sumber Pollock Alaska dan Hoki Selandia Baru secara eksklusif dari perikanan dengan label Marine Stewardship Council. Sekarang jaringan tersebut hanya menggunakan Pollock Alaska untuk item menu AS-nya

slot