McAfee dibebaskan dari Guatemala, menuju Amerika
Pendiri perusahaan perangkat lunak John McAfee mendengarkan pertanyaan saat wawancara di sebuah restoran lokal di Guatemala City, Selasa, 4 Desember 2012. McAfee, 67, telah diidentifikasi sebagai “orang yang berkepentingan” dalam pembunuhan tetangganya di Belize, Gregory Faull yang berusia 52 tahun. Polisi meminta McAfee datang untuk diinterogasi. Pendiri perusahaan antivirus tersebut melarikan diri dari Belize dan mencari suaka politik di Guatemala, menurut pengacaranya Telesforo Guerra. (Foto AP/Moises Castillo) (AP2012)
Guatemala – Pendiri perangkat lunak John McAfee dibebaskan dari Guatemala pada hari Rabu dan menuju ke AS, kata pihak berwenang.
McAfee diantar ke bandara Guatemala City dan sedang dalam perjalanan ke Miami, Florida.
“Saya bebas,” katanya kepada pers. “Aku akan ke Amerika.”
Alih-alih mengirim McAfee ke Belize, di mana ia menghadapi tuntutan pidana, para pejabat Guatemala malah mendeportasinya ke AS
“Untuk mematuhi undang-undang migrasi, Tuan John McAfee akan dideportasi ke negara asalnya,” kata Fernando Lucero, juru bicara kantor imigrasi Guatemala.
Pengacaranya, Telesforo Guerra, mengatakan sudah saatnya McAfee dibebaskan dari penjara.
“Bagi saya, yang terbaik adalah McAfee pergi ke Amerika Serikat, yang tentunya merupakan negara di mana dia akan merasa paling aman,” kata Guerra. “Di Guatemala, dia menanggung risiko apa pun bisa terjadi padanya.”
Hakim Judith Secaida memutuskan bahwa penahanan McAfee adalah ilegal.
McAfee ditahan minggu lalu karena pelanggaran imigrasi setelah menyelinap ke Guatemala dari negara tetangga Belize. Dia telah berkeliaran selama berminggu-minggu sebelumnya, mengatakan bahwa dia menyamar untuk menghindari polisi Belize yang ingin menginterogasinya dalam penembakan fatal terhadap ekspatriat Amerika lainnya, Gregory Viant Faull, pada bulan November.
Korban tinggal beberapa rumah dari perkemahan McAfee di Ambergris Caye, sebuah pulau di lepas pantai Karibia Belize. McAfee mengakui bahwa anjing-anjingnya mengganggu dan Faull mengeluh tentang mereka, tetapi menyangkal bahwa dia membunuh Faull.
McAfee mengatakan bahwa otoritas Belize yang korup sedang menganiayanya, namun hal ini dibantah oleh para pejabat di Belize. McAfee mengatakan dia mengkhawatirkan keselamatannya di Belize karena dia memiliki informasi sensitif tentang korupsi pejabat yang dia tolak berikan kepada politisi setempat.
Dalam siaran langsung internet hari Minggu dari pusat penahanan Guatemala di mana ia ditempatkan di bawah perintah pemerintah untuk dikembalikan ke Belize, McAfee, 67, mengatakan ia ingin kembali ke Amerika Serikat dan “menetap dalam kehidupan normal apa pun yang ia bisa.”
“Saya hanya ingin hidup nyaman hari demi hari, memancing, berenang, menikmati kemerosotan saya,” ujarnya.
McAfee adalah seorang pelawak praktis yang diakui telah mencoba-coba yoga, pesawat ultralight, dan pembuatan obat-obatan herbal. Dia menjalani kehidupan yang eksentrik sejak menjual sahamnya di perusahaan perangkat lunak yang dinamai menurut namanya pada awal tahun 1990an dan pindah ke Belize sekitar tiga tahun lalu untuk menurunkan pajaknya.
Dia mengatakan kepada The New York Times pada tahun 2009 bahwa dia kehilangan seluruh kekayaannya kecuali $4 juta dari $100 juta akibat krisis keuangan AS. Namun, sebuah cerita di situs Gizmodo mengutip dia yang menggambarkan klaim tersebut sebagai “tidak terlalu akurat sama sekali”.
Keluarga Faull mengatakan melalui perwakilannya bahwa kepiawaian McAfee dalam merayu media, termasuk postingan blog, email, dan wawancara rahasia, mengaburkan maksud bahwa McAfee harus mengajukan pertanyaan kepada polisi.
Berdasarkan pemberitaan The Associated Press.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino