Uskup Paraguay yang dipecat oleh Paus Fransiskus di tengah beberapa kontroversi telah meninggal pada usia 69 tahun
Asuncion, Paraguay (AP) – Rogelio Livieres Plano, mantan uskup di Paraguay yang dihormati oleh beberapa orang karena membangun seminari yang sukses tetapi digulingkan oleh Paus Fransiskus di tengah beberapa kontroversi, telah meninggal dunia. Dia berusia 69 tahun.
Livieres Plano meninggal hari Jumat di sebuah rumah sakit di Buenos Aires, Argentina, karena komplikasi terkait diabetes, kata Uskup Agung Asunción Edmundo Valenzuela kepada The Associated Press.
Valenzuela mengatakan sekelompok pendeta Paraguay baru-baru ini mengunjungi Livieres Plano di Buenos Aires.
“Untungnya, kami bisa mengucapkan selamat tinggal kepada saudara kami Rogelio” sebelum dia meninggal, kata Valenzuela.
Livieres Plano adalah anggota gerakan konservatif Opus Dei dan selama 10 tahun mengawasi keuskupan Ciudad del Este, sebuah kota luas di Paraguay timur yang berbatasan dengan Brasil.
Lebih lanjut tentang ini…
Dia diusir oleh Paus Fransiskus pada bulan September, dan Tahta Suci tidak pernah menjelaskan alasannya. Uskup tersebut menyatakan bahwa dia “dianiaya” karena ortodoksi konservatifnya oleh umat paroki liberal dan sesama uskup.
Tinjauan Associated Press pada bulan Juni menemukan bahwa uskup tersebut membuat beberapa keputusan pengeluaran yang meragukan selama masa jabatannya. Hal ini termasuk kegagalan dalam menggunakan sumbangan sebesar $350.000 untuk tujuan membantu keluarga miskin, menjual properti keuskupan tanpa persetujuan Vatikan dan menggunakan dana keuskupan untuk membayar saudaranya untuk layanan yang tidak ditentukan.
Hutang hampir $1 juta terungkap setelah Livieres Plano dihapus.
Uskup Guillermo Steckling, yang mengambil alih keuskupan tahun lalu, mengakui ketidakberesan belanja pendahulunya dalam wawancara dengan AP pada bulan Mei. Namun, dia mengatakan gereja tidak berniat menyelidiki Livieres Plano atau mencoba mengajukan tuntutan karena keuskupan perlu membalikkan keadaan.
Lahir di Corrientes, Argentina, Livieres Plano menghabiskan sebagian besar hidupnya di negara tetangga Paraguay. Ia belajar hukum di Universitas Katolik Asuncion dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1978.
Pada tahun 2004 dia diangkat menjadi uskup Ciudad del Este. Ia mendirikan seminari San Jose yang sukses, terkenal karena banyaknya jumlah pria yang tertarik pada saat terjadi kekurangan imam di seluruh dunia.
Namun, ia kerap berselisih dengan beberapa umat paroki karena berbagai masalah, mulai dari manajemen seminari hingga keputusannya mengundang Pendeta Carlos Urrutigoity ke keuskupan. Urrutigoity, berasal dari Argentina, dituduh menganiaya para seminaris di Scranton, Pennsylvania. Dia membantah tuduhan tersebut dan kasus terhadap Urrutigoity dan pendeta lainnya akhirnya diselesaikan.
Livieres Plano juga mempunyai perselisihan yang sangat terbuka dengan Pendeta Pastor Cuquejo, yang saat itu menjabat sebagai Uskup Agung Asuncion. Livieres pernah menuduh Plano Cuquejo sebagai gay.
Valenzuela mengatakan mantan uskup itu akan dimakamkan di pemakaman di lingkungan Recoleta di Buenos Aires.
Sukai kami Facebook
Ikuti kami Twitter & Instagram