Helikopter King Stallion baru meningkatkan kekuatan udara Marinir

King Stallion, helikopter baru yang sangat kuat milik Korps Marinir AS, dapat membawa beban tiga kali lebih berat dari pendahulunya.

Korps Marinir akan dapat memindahkan lebih banyak Marinir dari kapal dengan lebih cepat untuk ikut berperang di zona perang. Dengan helikopter baru ini, Marinir juga harus mengevakuasi lebih banyak korban ke bantuan medis di CASEVAC. Kapal ini dapat memainkan peran penting dalam mengangkut lebih banyak pasokan ke Marinir di pangkalan operasi yang terpencil dan sulit dijangkau.

Dibuat oleh Lockheed Martin Sikorsky Aircraft Corporation, CH-53K King Stallion akan menjadi helikopter angkat berat generasi berikutnya milik Korps Marinir, menggantikan CH-53E Super Stallion.

Tujuannya adalah untuk menyediakan helikopter angkat berat terbaik di dunia bagi Marinir. Pada akhirnya, Korps Marinir berencana memiliki delapan skuadron tugas aktif, satu skuadron pelatihan, dan satu skuadron cadangan.

MARINIR AS DAPAT BERGABUNG DENGAN ROBOT DAN ‘HYPERSUBS’ UNTUK MENYERAH PANTAI MASA DEPAN

Tidak hanya super kuat, helikopter terbaru Marinir juga sangat canggih dalam hal lain. Faktanya, ia sangat “pintar” sehingga hampir bisa terbang sendiri.

Marinir juga akan dapat memanfaatkan kemajuan King Stallion untuk pencarian dan penyelamatan dalam pertempuran dan untuk misi lain seperti mendukung operasi khusus.

Ini juga akan sangat berguna untuk misi kemanusiaan. Misalnya, kapal ini dapat mengangkut makanan tiga kali lebih banyak ke daerah yang terkena bencana alam dan kehilangan akses terhadap pasokan makanan lokal.

Apa yang bisa dilakukannya?

Helikopter baru ini dapat membawa beban eksternal seberat 27.000 pon dan mampu menjangkau jarak lebih dari 110 mil laut. Hal ini pasti akan memberikan dorongan kuat ke zona perang.

MARINIR MENDAPATKAN MAJALAH SENJATA BARU YANG TERPECAHKAN DAN TAK TERHENTIKAN

Faktanya, King Stallion memiliki sistem pengait eksternal yang sangat serbaguna. Marinir akan dapat memilih kait tunggal, ganda, atau rangkap tiga sehingga dapat membawa hingga tiga muatan independen sekaligus.

(Foto oleh Kopral Lance Molly Hampton, Markas Besar Korps Marinir)

Helo baru ini akan memiliki kecepatan jelajah 141 knot dengan jangkauan sekitar 530 mil.

CH-53K King Stallion memiliki kabin yang lebih besar – lebih lebar satu kaki dibandingkan CH-53E Super Stallion. Hal ini penting karena helikopter tersebut akan mampu membawa Kendaraan Beroda Serbaguna Mobilitas Tinggi (HMMWV). Kargo akan lebih mudah untuk dimuat dan dibongkar – dan tanpa melepas kursi pasukan.

Terdapat kokpit kaca baru yang sangat modern dan badan pesawat komposit yang lebih kuat yang akan mengurangi berat dan getaran. Kendaraan ini juga akan didukung oleh mesin baru yang bertenaga.

KENDARAAN TEMPAT BARU YANG BERENANG UNTUK KORPS LAUT

Ada pelipatan bilah otomatis dan memiliki bilah rotor utama komposit generasi keempat dengan ujung anhedral dan airfoil canggih.

Lebih aman bagi Marinir

King Stallion memiliki banyak fitur keselamatan untuk meningkatkan keselamatan personel Korps Marinir.

Selain senjata pertahanan diri kelas dunia, helo baru ini dilengkapi lapis baja ringan canggih dengan perlindungan balistik yang ditingkatkan. Kursi pasukan dan roda pendaratan juga dirancang agar tahan terhadap tabrakan.

Ada kemajuan untuk membantu membebaskan kru sehingga mereka dapat fokus pada misi. Manajemen misi baru dan kontrol penerbangan fly-by-wire dengan otoritas penuh, misalnya, adalah dua dari kemajuan menarik ini.

4 KENDARAAN LUAR BIASA UNTUK PASUKAN OPERASI KHUSUS

Lingkungan visual yang terdegradasi (DVE) tetap menjadi ancaman berbahaya di zona perang. Hal ini termasuk skenario seperti pasir dan tanah memenuhi udara saat helikopter mendekati tanah, sehingga sulit untuk dilihat. Namun King Stallion menyertakan beberapa fitur baru seperti penahan presisi untuk membantu pilot menghadapi tantangan serius ini.

Langkah-langkah penting semakin dekat

CH-53K King Stallion baru-baru ini menyelesaikan penerbangan pertama ke Pangkalan Udara Angkatan Laut Patuxent River, Maryland, menempuh perjalanan enam jam sejauh 810 mil tanpa hambatan – transisi yang sukses ini adalah langkah kunci terbaru yang semakin dekat untuk membawa helikopter ke udara bersama Marinir.

Sebuah tim yang terdiri dari Sikorsky, Komando Sistem Udara Angkatan Laut AS (NAVAIR), dan personel Korps Marinir AS (USMC) sedang melakukan program uji terbang King Stallion yang baru. Keempat prototipe awal telah menyelesaikan lebih dari 450 jam pengujian penerbangan di Pusat Penerbangan Pengembangan Sikorsky di West Palm Beach.

Kapan King Stallions akan bergabung dengan Marinir?

Departemen Pertahanan saat ini berencana untuk memasok 200 helikopter baru yang kuat ini kepada Korps Marinir. Enam pesawat pertama dijadwalkan untuk mencapai Marinir tahun depan.

Angka Keluar Hk