Kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia padam, Rusia dan Ukraina saling menyalahkan

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Kebakaran yang terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina pada akhir pekan telah padam, media pemerintah Rusia melaporkan pada Senin, mengutip badan energi nuklir Rusia Rosatom. Namun baik Moskow dan Kiev terus saling menyalahkan karena kekhawatiran akan krisis nuklir masih tinggi.

Pasukan Rusia secara ilegal telah menduduki pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa selama lebih dari dua tahun dan pada hari Minggu, pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan telah diberitahu bahwa dugaan serangan pesawat tak berawak telah menghantam salah satu menara pendingin pembangkit listrik tersebut.

Tangkapan layar video yang dirilis oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menunjukkan kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia pada 11 Agustus 2024. Kebakaran terjadi pada hari Minggu di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, yang terletak di selatan Ukraina. (Kepresidenan Ukraina/Handout/Anadolu via Getty Images)

Moskow menuduh pasukan Ukraina menyerang menara pendingin dengan kendaraan udara tak berawak (UAV) hanya beberapa jam setelah Dmitri Rogozin, mantan kepala badan antariksa Rusia yang menjadi perwakilan Kremlin di Zaporizhzhia, dilaporkan berada di pembangkit listrik tenaga nuklir, kata sumber di East2West kepada Fox News Digital.

PUTIN DI BAWAH TEKANAN SEMENTARA INVASI UKRAINA BERLANJUT, KYIV MUNGKIN MEMBERIKAN KAPAL TAWAR DALAM PEMBICARAAN PERDAMAIAN: AHLI

Masih belum jelas mengapa Rogozin – siapa yang melakukannya bunga khusus dibayarkan untuk penggunaan UAV dan UAG (kendaraan darat tak berawak) di Ukraina – berada di pabrik.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, sebaliknya, menuduh pasukan Rusia membakar pembangkit listrik tersebut dalam postingan Minggu malam di X, sebelumnya Twitter, mengatakan bahwa Moskow menggunakan keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir untuk memeras tidak hanya Ukraina – tetapi “seluruh Eropa dan dunia.”

“Kami menunggu reaksi dunia, menunggu IAEA bereaksi. Rusia harus bertanggung jawab atas hal ini,” kata Zelenskyy. “Hanya kendali Ukraina atas PLTN Zaporizhzhia yang dapat menjamin kembalinya keadaan normal dan keamanan penuh.”

Infografis berjudul, “Kebakaran terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia” dibuat pada 12 Agustus 2024 di Ankara, Turki. (Yasin Demirci/Anadolu melalui Getty Images)

UKRAINA MEMBAWA PERANG KE RUSIA DALAM SERANGAN DRONE ‘BESAR-BESARAN’ TERHADAP MILITER, TARGET PEMERINTAH

IAEA mengkonfirmasi pada Minggu malam bahwa para ahlinya telah menyaksikan “asap gelap tebal datang dari wilayah barat laut pembangkit listrik tersebut, setelah mendengar beberapa ledakan sepanjang malam”.

IAEA dan Zelenskyy menegaskan bahwa “tidak ada dampak terhadap keselamatan nuklir” setelah kebakaran dan tingkat radiasi tetap normal.

Badan pengawas nuklir tidak mengatakan siapa yang menyerang menara pendingin dan malah mengutuk ancaman serangan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut terhadap pembangkit listrik tersebut.

“Serangan sembrono membahayakan keselamatan nuklir di pembangkit listrik dan meningkatkan risiko kecelakaan nuklir. Serangan ini harus dihentikan sekarang,” kata Direktur Jenderal IAEA Rafael Mariano Grossi.

Rafael Mariano Grossi

Direktur Jenderal Rafael Grossi berbicara dalam konferensi pers pada pertemuan Dewan Gubernur IAEA pada 6 Maret 2023 di Wina, Austria. (Thomas Kronsteiner/Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

IAEA mengatakan pihaknya meminta akses segera ke menara pendingin untuk “menentukan sejauh mana dan kemungkinan penyebab kejadian ini.”

Namun masih belum jelas apakah akses diizinkan.

sbobet wap