California mengusulkan label peringatan pada minuman manis yang serupa dengan yang ada pada rokok
California akan menjadi negara bagian pertama yang mewajibkan label peringatan di bagian depan soda dan minuman manis lainnya berdasarkan usulan undang-undang yang diumumkan Kamis, 13 Februari 2014 di Sacramento, California. RUU SB1000, yang dibuat oleh Senator William Monning D-Carmel, akan mewajibkan produsen untuk memasang peringatan pada wadah minuman yang mengandung 75 atau lebih pemanis. ons Industri minuman mencatat bahwa wadah minuman mencantumkan jumlah kalori pada labelnya. (Foto AP/Rich Pedroncelli)
SACRAMENTO, California (AP) – California akan menjadi negara bagian pertama yang mewajibkan label peringatan pada soda dan minuman manis lainnya berdasarkan proposal yang diumumkan anggota parlemen negara bagian pada hari Kamis.
SB1000 akan mewajibkan peringatan di bagian depan semua wadah minuman dengan tambahan pemanis yang memiliki 75 kalori atau lebih dalam setiap 12 ons. Labelnya bertuliskan: “PERINGATAN KESELAMATAN NEGARA CALIFORNIA: Minum minuman dengan tambahan gula berkontribusi terhadap obesitas, diabetes, dan kerusakan gigi.”
Senator Demokrat William Monning, yang memperkenalkan RUU tersebut, mengatakan ada banyak penelitian yang menunjukkan hubungan antara minuman manis dan masalah kesehatan tersebut, dan menambahkan bahwa kata-kata tersebut dikembangkan oleh panel nasional yang terdiri dari pakar nutrisi dan kesehatan masyarakat. RUU ini mendapat dukungan dari California Medical Association dan California Center for Public Health Advocacy.
“Tujuan dari peringatan ini hanyalah untuk memberikan konsumen hak untuk mengetahui dampak medis dari konsumsi minuman ini,” kata Monning, dari Carmel, dalam sebuah wawancara telepon. “Kita berbicara tentang epidemi kesehatan masyarakat yang akan memakan lebih banyak korban jiwa dibandingkan kekerasan bersenjata.”
Koalisi Latino untuk California yang Sehat dan Jaringan Kesehatan Kulit Hitam California juga mensponsori undang-undang tersebut, dengan alasan tingginya konsumsi minuman manis dan masalah kesehatan terkait di kalangan minoritas.
RUU yang mirip dengan Monning diperkenalkan di Vermont tahun lalu, namun telah tertahan di Komite Layanan Kemanusiaan sejak April. RUU Vermont akan mewajibkan produsen untuk memasang label peringatan pada minuman yang mengandung gula atau bahan tambahan buatan lainnya.
CalBev, cabang American Beverage Association yang berbasis di Washington, DC, mencatat bahwa industri ini telah mengutamakan penghitungan kalori pada banyak wadah minuman sebagai bagian dari kampanye “Bersihkan Kalori” yang dimulai pada tahun 2010. Selain itu, botol minuman telah memiliki daftar bahan rinci dan informasi nutrisi.
“Kami setuju bahwa obesitas adalah masalah yang serius dan kompleks,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan, namun mereka menyebut RUU Monning “menyesatkan” karena hanya 6 persen kalori dalam rata-rata makanan orang Amerika berasal dari minuman ringan, buah, olahraga, dan minuman berenergi, dibandingkan dengan 11 persen dari makanan manis dan makanan penutup. Selain itu, dikatakan bahwa sebagian besar kalori dikonsumsi dalam bentuk lemak, minyak, dan pati dalam makanan.
Kelompok tersebut tidak akan memberi harga pada kepatuhan terhadap undang-undang yang diusulkan, namun mengatakan tindakan tersebut akan meningkatkan biaya melakukan bisnis di California.
Kelompok medis yang mendukung rancangan undang-undang Monning membantah dengan data mereka sendiri, dengan mengatakan bahwa minuman manis telah menjadi sumber kalori tambahan terbesar dalam pola makan orang Amerika dalam tiga dekade terakhir. Mereka juga mengatakan satu minuman ringan sehari meningkatkan kemungkinan orang dewasa mengalami kelebihan berat badan sebesar 27 persen dan anak-anak sebesar 55 persen, serta dapat meningkatkan risiko diabetes sebesar 26 persen.
Monning menyamakan label peringatan dengan upaya serupa untuk mengendalikan alkohol dan tembakau dan menolak anggapan bahwa label tersebut akan menjadi contoh lain dari pemerintahan pengasuh anak.
“Bukan tanggung jawab industri untuk melindungi kesehatan masyarakat. Itu tanggung jawab pemerintah,” katanya, seraya menyebutkan bahwa konsumen masih bisa memilih untuk meminum minuman tersebut. “Kami percaya ini adalah peran yang tepat untuk dimainkan oleh pemerintah.”
Label peringatan tersebut, katanya, akan sejalan dengan kampanye kesehatan dan usulan peraturan di berbagai kota di California dan tempat lain untuk mencegah konsumsi gula. San Francisco, misalnya, sedang mempertimbangkan untuk meminta para pemilih untuk menyetujui pajak atas soda dan minuman manis lainnya, sementara mantan Walikota New York Michael Bloomberg tidak berhasil mendorong proposal untuk mengenakan pajak atas soda dan melarang penjualan wadah soda berukuran besar.
Monning mengatakan label peringatan dapat membuat perbedaan dalam pilihan konsumen, terutama bila dipadukan dengan kampanye kesehatan masyarakat lainnya yang memperingatkan bahaya obesitas.
“Kami tidak meremehkan apa yang kami hadapi,” katanya. “Kami menghadapi kampanye iklan senilai $100 juta.”
Dia mengatakan pelabelan ini akan konsisten dengan tujuan industri yang dinyatakan, yaitu menyediakan informasi kepada konsumen untuk membuat pilihan yang cerdas.
Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino