Kuba siap merundingkan nasib kontraktor Amerika yang dipenjara, Alan Gross

Seorang diplomat senior Kuba mengatakan negaranya siap untuk menegosiasikan nasib kontraktor AS Alan Gross, namun menunggu tanggapan AS.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Josefina Vidal juga menolak klaim istri warga Maryland berusia 63 tahun bahwa kesehatan suaminya memburuk setelah lebih dari 2 1/2 tahun ditahan.

“Kuba menegaskan kembali kesediaannya untuk berbicara dengan pemerintah AS guna menemukan solusi dalam kasus Mr. Gross dan masih menunggu jawabannya,” kata Vidal, yang mengepalai kantor kementerian urusan Amerika Utara, dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke The Associated Press.

Dia tidak memberikan rincian apapun. Ini adalah pertama kalinya seorang pejabat Kuba mengisyaratkan bahwa proposal khusus telah dibuat dan mengindikasikan bahwa keputusan ada di tangan Washington.

Ringkasan

Gross sedang mengerjakan program pembangunan demokrasi yang didanai USAID ketika dia ditangkap di Bandara José Martí di Havana. Dia mengatakan dia hanya mencoba menyediakan layanan internet untuk komunitas kecil Yahudi di pulau itu.

Sebelumnya, pejabat senior di pemerintahan Presiden Raúl Castro mengangkat kasus lima agen Kuba yang dijatuhi hukuman penjara lama di Amerika Serikat, meskipun mereka belum secara terbuka menyatakan bahwa mereka ingin melakukan pertukaran.

Namun, para pejabat AS mengatakan secara pribadi bahwa Havana semakin menegaskan bahwa mereka menginginkan quid pro quo, sesuatu yang berulang kali ditolak oleh Washington.

Istri Gross, Judy, melakukan perjalanan ke Kuba dan mengunjungi suaminya yang ditahan beberapa kali pekan lalu. Dia mengatakan sekembalinya ke Amerika, dia khawatir suaminya tidak akan selamat dari cobaan beratnya.

Gross, yang mengalami obesitas ketika ditangkap pada Desember 2009, kehilangan berat badan lebih dari 100 pound dalam tahanan. Istri dan pengacaranya mengatakan dia juga menderita radang sendi dan terdapat benjolan di belakang tulang belikat kanannya yang diyakini tidak bersifat kanker.

Vidal mengatakan kondisi fisik pemain Amerika itu bagus.

“Kesehatan Pak Gross tetap normal dan dia rutin berolahraga,” ujarnya dalam keterangan singkat.

Gross sedang mengerjakan program pembangunan demokrasi yang didanai USAID ketika dia ditangkap di Bandara José Martí di Havana. Dia mengatakan dia hanya mencoba menyediakan layanan internet untuk komunitas kecil Yahudi di pulau itu.

Kuba mengatakan program bernilai jutaan dolar itu merupakan upaya Washington untuk melemahkan pemerintah, dan mencatat bahwa Gross membawa peralatan komunikasi yang canggih.

Gross dijatuhi hukuman 15 tahun dan kalah dalam banding terakhirnya, sehingga dia tidak punya pilihan hukum.

Berdasarkan pemberitaan Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


slot online pragmatic