Kekerasan di Irak menewaskan 21 orang
Baghdad, Irak – Roket pemberontak menghantam gedung pemerintah di utara kota Mosul (Mencari) membunuh dua warga sipil dan melukai 14 lainnya pada hari Sabtu. Sebuah ledakan mengguncang Baghdad tengah dalam serangan bom pinggir jalan terhadap sebuah konvoi, melukai lima warga Irak.
Serangan Mosul menambah jumlah korban tewas dalam dua hari ledakan dan penembakan di seluruh negeri menjadi 21 orang.
Peluncur roket disembunyikan di dalam gerobak kayu yang didorong ke tembok ledakan di sekitar gedung utama pemerintah berlantai tiga, Sersan polisi Mosul. Jassim Muhammad (Mencari).
Di selatan negara itu, seorang pria bersenjata menembak mati pengemudi truk sipil Irak yang membawa pasokan ke militer Jepang pada Sabtu, kata kantor berita Jepang Kyodo. Serangan itu jelas merupakan upaya perampokan, katanya.
Badan pertahanan Jepang mengatakan sebuah truk sipil disewa untuk mengangkut pasokan ke pasukan Jepang Samawa (Mencari) diserang. Tokyo memiliki sekitar 1.000 angkatan laut, udara dan darat di Irak untuk membantu rekonstruksi.
Pada hari Sabtu di Bagdad tengah, sebuah bom meledak di sebuah jalan saat konvoi SUV melintas, melukai lima warga Irak, Letkol. kata Peter Jones dari Angkatan Darat AS. Tidak jelas siapa yang berada di dalam mobil-mobil itu. Pasukan AS menutup daerah itu setelah ledakan.
Pertempuran Jumat di kota Fallujah, sekitar 35 mil sebelah barat Bagdad, menyebabkan satu Marinir AS tewas dan tujuh lainnya luka-luka, kata juru bicara AS di Bagdad. Marinir dan pemberontak Irak bertempur selama berjam-jam di gang-gang kota, melawan upaya Amerika untuk menenangkannya sejak penggulingan Saddam Hussein setahun yang lalu.
Pasukan Ekspedisi Marinir ke-1 mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya “melakukan operasi ofensif … untuk mempromosikan lingkungan yang aman dan stabil bagi rakyat.” Selanjutnya dikatakan bahwa “beberapa memilih untuk berperang. Setelah memilih nasib mereka, mereka bertunangan dan dihancurkan.”
Seorang juru kamera lepas untuk televisi ABC, Burhan Mohammed Mazhour (34), ditembak di kepala dan tewas saat merekam bentrokan tersebut. Tidak jelas siapa yang membunuhnya.
Empat warga Irak lainnya tewas dan enam lainnya luka-luka dalam pertempuran itu, kata Diyaa al-Jumailee, seorang dokter di Rumah Sakit Fallujah. Saksi mata mengatakan, korban tewas termasuk seorang pemilik toko, seorang pelanggan, dan dua orang pengamat.
Minggu ini, Marinir mengambil alih otoritas di Fallujah dan sekitarnya dari militer AS. Kota di tepi Sungai Efrat itu berada di apa yang disebut Segitiga Sunni, di mana dukungan untuk Saddam sangat kuat dan serangan pemberontak terhadap pasukan AS sering terjadi.
Sebelumnya pada hari Jumat, empat anggota Korps Pertahanan Sipil Irak, atau ICDC, yang dilatih AS, juga tewas saat menyerbu tempat persembunyian dengan tentara AS di dekat kampung halaman Saddam di Tikrit, kata militer AS. Tiga tersangka pemberontak juga tewas dan 21 ditangkap dalam penggerebekan itu.
Di kota Shwan, dekat kota utara Kirkuk, empat orang yang pergi ke pesta pernikahan tewas ketika kendaraan yang mereka tumpangi menabrak ranjau tank. Ledakan itu melukai 12 orang lainnya, kata polisi.
Orang-orang bersenjata menembak dan membunuh seorang petugas polisi Irak Jumat malam ketika dia sedang berjalan pulang di Kirkuk, kata Fhadila Rashid, seorang pejabat di kamar mayat kota itu, Sabtu.
Juga pada hari Jumat, majalah Time mengatakan Omar Hashim Kamal, seorang penerjemah Irak yang bekerja di biro Bagdad, meninggal karena luka yang diderita pada hari Rabu. Kamal ditembak oleh penyerang tak dikenal.
Sebuah tim pemilihan PBB, yang akan memeriksa aspek teknis untuk memilih pemerintah sementara Irak menjelang penyerahan kedaulatan 30 Juni, tiba di Baghdad pada hari Jumat. Tim tersebut, yang terdiri dari personel keamanan, dipimpin oleh Carina Perelli, pakar PBB di Irak, kata juru bicara Fred Eckhard di New York. Delegasi PBB kedua, yang dipimpin oleh utusan utama Lakhdar Brahimi, diharapkan pada awal April.
Tim tersebut diperkirakan mengadakan pertemuan informal dengan anggota dewan pemerintahan yang ditunjuk AS pada Sabtu, kata anggota dewan Mahmoud Othman.