Yale Menyelenggarakan Rangkaian Acara ‘Menggali Rasisme’ dalam ‘Kerangka Anti-Rasisme’

BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!

Acara Universitas Yale yang akan datang adalah “Membuka Kedok Rasisme dalam Pendidikan Anti-Rasisme,” menurut kalender acara sekolah tersebut.

Acara ini disponsori oleh Yale Youth Ministry Institute dan akan menampilkan “Pendeta, Pendidik, dan Aktivis Queer Afrika-Amerika.” Pendeta Dr. Jia Starr Brown sebagai pembicara utama.

Menurut deskripsi acara, akan ada tiga sesi Zoom mingguan yang dimulai pada tanggal 18 September dan berakhir pada tanggal 2 Oktober, masing-masing berfokus pada upaya menghapus rasisme dari pelayanan pemuda.

Deskripsinya berbunyi: “Meskipun upaya anti-rasisme sedang berlangsung di negara kita, rasisme terus berkembang. Jika sebagian besar orang Amerika menganut keyakinan atau tradisi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan keadilan, mengapa kita masih ‘di sini’ dalam ruang statis ini? Bergabunglah dengan kami untuk tiga sesi saat kami menjawab pertanyaan ini dengan melakukan perjalanan kembali ke akar kami: untuk menggali kerangka anti-rasisme yang ada.”

PRESIDEN ADF MEMANGGIL DEKAN HUKUM PRO-DEI YALE UNTUK MENDORONG IDEOLOGI KE ‘SETIAP TITIK DAN BALIK’ KEHIDUPAN SEKOLAH

Fox News Digital telah menghubungi Universitas Yale untuk memberikan komentar. (Foto oleh: Plexi Images/GHI/UCG/Universal Images Group melalui Getty Images | Tangkapan layar Kalender Acara Yale)

“Bersama-sama kita akan mengkaji metode dekolonisasi dan menginventarisasi benih-benih sejarah yang terus tumbuh sebagaimana dimaksud: untuk menghambat pertumbuhan kita,” lanjutnya.

Minggu pertama akan “mengkaji bagaimana rasisme tertanam dalam kerangka anti-rasisme yang secara konsisten digunakan saat ini” dan “mengungkap bagaimana persepsi masa lalu secara aktif mempengaruhi kemajuan di masa depan.”

Minggu kedua akan menjadi “diskusi seputar kerangka pendidikan menyeluruh yang memerangi rasisme, terutama dalam konteks berbasis agama” dan “mengeksplorasi bagaimana contoh-contoh perancah anti-rasisme ini dapat diterapkan dalam lingkungan pelayanan pemuda.”

Minggu ketiga akan mengeksplorasi “sumber daya dan praktik nyata untuk memandu peserta saat mereka berupaya menyelaraskan pelayanan pemuda dengan hasil anti-rasisme yang mereka harapkan.”

KETIKA UNIVERSITAS MELANGGAR AKTIVISME DAN ANTISEMITISME, PROFESOR YALE MENDESAK PERGURUAN TINGGI UNTUK TETAP NETRAL

Acara Yale Zoom yang akan datang akan membahas rasisme yang tertanam dalam upaya anti-rasisme oleh komunitas agama. (Tangkapan layar kalender Yale)

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum bagi peserta berusia 18 tahun ke atas asalkan melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum hadir.

Dalam komentarnya kepada Fox News Digital, Kantor Urusan Masyarakat dan Komunikasi Yale mengonfirmasi acara yang dipandu oleh Brown.

“Pendeta Brown adalah salah satu dari ratusan pembicara tamu yang diundang ke Yale pada tahun akademik ini, baik secara langsung maupun virtual, untuk membahas beragam topik. Pembicara tamu dari berbagai latar belakang merupakan tradisi yang sudah mapan di universitas. Praktik ini membantu menumbuhkan pengalaman akademis yang kuat, mendorong pemikiran kritis dan perdebatan,” dan mendukung prinsip kebebasan akademisi.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Anggota fakultas Yale lainnya telah meminta sekolah tersebut untuk kembali ke fokus utamanya pada pendidikan daripada aktivisme. Pada bulan Desember, lebih dari 100 anggota staf membentuk sebuah inisiatif yang disebut “Fakultas untuk Yale” untuk fokus pada misi sekolah untuk “melestarikan, memproduksi dan menyebarkan pengetahuan.”

“Fakultas Yale adalah pemelihara sistem nilai yang mendapat tantangan dari berbagai pihak. Menegaskan kembali misi utama Yale adalah kunci untuk memahami sifat dan ruang lingkup tantangan ini dan untuk memahami mengapa perubahan penting dalam penekanan dan arah diperlukan untuk memenuhinya,” kata situs web inisiatif tersebut.

Data SGP Hari Ini