Peluru jenis baru ini mematikan di bawah air

Peluru jenis baru ini mematikan di bawah air

Peluru jenis baru dapat digunakan untuk baku tembak di bawah air.

Peluru superkavitasi CAV-X, yang dibuat oleh Teknologi DSG, dirancang untuk menimbulkan kematian pada jarak yang lebih jauh di bawah air.

Untuk tim operasi khusus, seperti Navy SEAL dan penyelam tempur yang bekerja di sekitar air, amunisi jenis ini bisa berguna.

Ketersediaan dan teknologi di baliknya

Air lebih padat daripada udara dan dengan gaya tarik ekstra, peluru dengan cepat kehilangan kecepatannya. Selain itu, peluru biasa cenderung tidak akurat dan memiliki jangkauan yang pendek di bawah air, sehingga kegunaannya terbatas.

(MythBusters melakukan demonstrasi besar di mana mereka menunjukkan bahwa bahkan senapan sniper tidak dapat menembakkan peluru lebih dari beberapa meter sebelum tenggelam.)

RUSIA LUNCURKAN KAZAN NUCLEAR DIVE, SENJATA BARU YANG KUAT DI SAHAM ARSENALNYA

Peluru ini tidak memerlukan senjata khusus untuk menggunakan peluru tersebut; mereka kompatibel dengan senjata biasa, yang merupakan keuntungan pasti.

Peluru baru ini memiliki sesuatu yang dikenal sebagai superkavitasi, yang membantu menjaga peluru terlindung dari kepadatan air.

Dengan menciptakan amunisi superkavitasi, hal ini membantu membentuk gelembung di sekitar peluru, menyelimuti objek. Dengan permukaan gelembung yang tanpa gesekan, hal ini mengurangi hambatan dalam air dan meningkatkan kecepatan.

Superkavitasi adalah sesuatu yang telah lama dieksplorasi oleh militer, dengan penerapan untuk membuat torpedo atau kendaraan bawah air yang lebih cepat.

Dengan torpedo, misalnya, salah satu pendekatannya adalah dengan mengeluarkan gas dari hidung torpedo untuk menciptakan gelembung, yang dapat membantu torpedo melampaui kecepatan lebih dari 200 mil per jam.

Pelurunya dirancang untuk memberikan penetrasi yang sangat baik bahkan pada sudut rendah. Di Navy League Air Sea Space, tim DSG memasang tanda untuk menunjukkan perbedaan antara amunisi regulasi dan penawarannya. Pada sudut rendah, amunisi reguler memantul, tetapi amunisi DGS menembus.

PEMAIN NFL DAN VETERAN BERGABUNG UNTUK MENYELAMATKAN HIDUP

Meningkatkan kemampuan memotret dari sudut rendah juga dapat berguna untuk pekerjaan di air seperti memotret dari posisi di bawah air atau masuk dan keluar air.

Bagaimana peluru semacam ini bisa digunakan?

Amunisi ini dapat digunakan dalam baku tembak di bawah air (dikenal sebagai air-ke-air), namun ada juga kegunaan lain.

Hal ini juga dapat berguna untuk kebutuhan udara-ke-air seperti menembakkan peluru ke dalam air dari helikopter, Zodiac atau dek kapal tempur pesisir.

Peluru ini juga dapat berguna secara terbalik, seperti menembak dari bawah air ke sasaran yang berada di atas air. Awak kapal dapat mendekati kapal dari bawah air dan menembak musuh di dalamnya dari posisi terendam dan tersembunyi.

Potensi penerapan amunisi ini termasuk memerangi pembajakan dan melindungi pelabuhan.

Seberapa efektifkah amunisi “berenang” ini?

Perusahaan saat ini menawarkan peluru dalam kaliber NATO 12.7, 7.62, 5.56mm dan lebih kecil.

INILAH BAGAIMANA ‘INVISIBLE ARMOR’ DAPAT MENGALAHKAN PELURU DAN PISAU

Dengan menggunakan senapan NATO Cav-X 5,56 mm sebagai salah satu contoh, perusahaan tersebut mengatakan bahwa jangkauan efektif di dalam air adalah 35 kaki. Untuk sub-sonik, jaraknya sekitar 43 kaki di dalam air.

Senapan mesin NATO Cav-X 12,7 mm memiliki jangkauan efektif hampir 200 kaki di bawah air, menurut perusahaan tersebut.

7.62 NATO Cav-X memiliki jangkauan efektif sekitar 72 kaki dan 5.56 NATO Cav-X sekitar 46 kaki.

Menurut perusahaan, amunisi kaliber lebih besar bahkan berpotensi mengalahkan torpedo dan bahkan kapal selam.

Dengarkan penembak jitu Navy SEAL dari SEAL Tim 6 menjelaskan misi yang melibatkan sungai dan lautan Di Sini.

SGP Prize