Penyelidik dilaporkan memperoleh surat perintah penggeledahan untuk catatan telepon insinyur Amtrak
Penyelidik yang menangani penggelinciran Amtrak yang mematikan pada hari Selasa di Philadelphia dilaporkan memperoleh surat perintah penggeledahan untuk catatan telepon seluler masinis kereta dalam upaya untuk menentukan apakah perhatiannya terganggu pada saat-saat menjelang kecelakaan fatal tersebut.
Penyelidik Philadelphia melaporkan Kamis malam bahwa polisi kota memperoleh surat perintah untuk catatan telepon Brandon Bostian yang berusia 32 tahun pada hari sebelumnya.
Penyidik juga membantah karakterisasi pengacara insinyur dalam wawancara awal Bostian dengan penyidik. Robert Goggin mengatakan kepada ABC News Bostian berbicara dengan polisi selama lima jam sebelum pengacara tiba untuk mewakilinya pada hari Rabu. Namun, penyelidik mengatakan kepada Penyelidik bahwa Bostian hampir tidak berbicara dengan polisi sebelum Goggin tiba dan diwawancarai sebentar oleh detektif di rumah sakit setempat tak lama setelah kecelakaan itu.
Walikota Philadelphia Michael Nutter mengatakan kepada wartawan bahwa Bostian mengatakan kepada detektif bahwa dia tidak ingin diinterogasi secara resmi. “Dan dia tidak perlu ditanyai jika dia tidak ingin berada pada tahap khusus ini,” kata Nutter.
Penyelidik juga melaporkan bahwa petugas polisi telah membahas kemungkinan mengajukan tuntutan terhadap Bostian selama penyelidikan pada Rabu pagi. Namun, kantor Kejaksaan Distrik Philadelphia memutuskan tidak cukup bukti yang dikumpulkan untuk melakukan hal tersebut.
Lebih lanjut tentang ini…
Delapan orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka ketika Northeast Regional 188 tergelincir tak lama setelah meninggalkan Stasiun 30th Street Philadelphia dalam perjalanan ke New York. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengungkapkan pada hari Kamis bahwa kereta tersebut berakselerasi dari 70 mph hingga mencapai lebih dari 100 mph pada tikungan tajam di mana kecepatan maksimum seharusnya 80 mph.
Anggota NTSB Robert Sumwalt mengatakan belum jelas apakah kecepatan kereta ditingkatkan secara manual oleh Bostian. Ia menambahkan, penyidik tidak menemukan masalah pada rel, sinyal, maupun lokomotif, dan kereta berjalan tepat waktu.
Sumwalt juga mengatakan Bostian telah setuju untuk diwawancarai oleh NTSB dan pertemuan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Para pejabat yakin mereka kini telah menghitung 243 penumpang dan awak kapal yang diyakini berada di dalamnya, kata Nutter. Empat puluh tiga orang berada di rumah sakit pada hari Kamis, menurut walikota. Rumah Sakit Universitas Temple mengatakan ada enam pasien yang berada dalam kondisi kritis, dan semuanya diperkirakan dapat sembuh.
Presiden dan CEO Amtrak Joseph Boardman mengatakan dalam sebuah surat di blog resmi Amtrak pada hari Kamis bahwa dia sepenuhnya bekerja sama dalam penyelidikan.
“Dengan sangat berat hati kami berduka atas mereka yang meninggal. Kehilangan mereka meninggalkan lubang dalam kehidupan keluarga dan komunitas mereka,” tulis Boardman. Amtrak mengambil tanggung jawab penuh dan meminta maaf sedalam-dalamnya atas peran kami dalam peristiwa tragis ini.
Dia mengatakan tujuan kereta api ini adalah “untuk memahami sepenuhnya apa yang terjadi dan bagaimana kita dapat mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.”
Amtrak mengatakan layanan kereta api terbatas antara Philadelphia dan New York akan dilanjutkan pada hari Senin, dan layanan penuh pada hari Selasa.
Associated Press berkontribusi pada laporan ini.
Klik untuk mengetahui lebih lanjut dari Philly.com.