Apa yang perlu diketahui sebelum membeli pelembab udara

Apa yang perlu diketahui sebelum membeli pelembab udara

Cuaca dingin berarti udara lebih kering, terutama di dalam ruangan setelah termostat dinaikkan. Udara kering dapat menyebabkan masuk angin, kulit pecah-pecah, mata gatal, batuk terus-menerus, dan iritasi sinus. iAllergy.com menunjukkan bahwa pelembab udara dapat membantu meringankan gejala-gejala ini dengan menambah kelembapan pada udara, namun jika tidak dirawat dengan baik, hal itu bisa lebih merugikan daripada menguntungkan. Berikut beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi pada salah satunya. Pantau tingkat kelembapan: Humidifier dapat membantu Anda bernapas lebih mudah, tetapi terlalu banyak kelembapan juga tidak sehat. Jamur, tungau debu, jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang lembab. Pertimbangkan untuk membeli higrometer, perangkat yang digunakan untuk memantau tingkat kelembapan. Menurut para ahli di Mayo Clinic, tingkat kelembapan yang tepat harus antara 30% dan 50%. Higrometer tidak mahal dan tersedia di toko perangkat keras setempat dan beberapa pelembab bahkan sudah dilengkapinya. Memilih Humidifier: Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika harus menemukan unit yang tepat untuk Anda. Home Depot menyarankan untuk memikirkan: Lokasi unit. Putuskan di mana pelembab udara akan paling efektif. Ada unit built-in di tengah, lantai, dan bahkan meja. Jenis satuan. Ada beberapa jenis pelembap yang beredar di pasaran: kabut hangat dan dingin, alat penguap, ultrasonik, dan impeler. Jumlah kamar. Periksa untuk melihat berapa banyak kabut yang dapat dihasilkan oleh pelembab udara dalam periode 24 jam. Ini akan memberi tahu Anda berapa banyak ruangan yang bisa dilembabkan. Jagalah pelembab udara Anda: Apa pun jenis pelembab udara yang Anda pilih, Mayo Clinic juga menekankan bahwa jika pelembab udara tidak dirawat dengan baik, dapat membuat Anda sakit. Air yang tidak diubah dapat membentuk dan membiakkan bakteri, yang kemudian terlepas ke udara saat alat digunakan. Untuk mengatasi hal ini, para ahli menyarankan Anda untuk: Bersihkan pelembab udara Anda setiap tiga hari. Kosongkan air, keringkan pelembab udara sepenuhnya, lalu isi ulang. Gunakan air suling atau air demineralisasi, bukan air keran. Kabut yang tercipta dari air keran meninggalkan residu berwarna putih karena kandungan mineralnya yang tinggi. Ganti filter sesuai petunjuk yang disarankan pada pelembab udara Anda, atau lebih sering jika perlu. Bersihkan pelembab udara sebelum dan sesudah penyimpanan. Jangan beri kesempatan tumbuhnya jamur, debu, dan bakteri lainnya. Meskipun ada banyak merek pelembap udara yang dapat dipilih, berikut lima model yang mendapat ulasan terbaik di web:

SDy Hari Ini