Arizona mempertahankan pencalonan Bar of Latina dalam hal kemahiran bahasa Inggris

Mahkamah Agung Arizona pada hari Senin menegaskan kembali bahwa karena seorang wanita Arizona tidak dapat berbicara bahasa Inggris dengan baik, dia akan dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan dewan kota setempat.

Pengadilan tertinggi negara bagian tersebut memutuskan bahwa nama Alejandrina Cabrera tidak dapat muncul pada pemungutan suara tanggal 13 Maret di San Luis, namun tidak menyebutkan alasan keputusan tersebut. Keputusan tertulis lengkap diharapkan akan dikeluarkan nanti, menurut juru bicara Mahkamah Agung Arizona.

Itu Kasus ini membawa perhatian luas ke kota perbatasan Arizona bagian selatan setelah Walikota Juan Carlos Escamilla mengajukan gugatan untuk menentukan apakah Cabrera memiliki keterampilan bahasa Inggris yang diperlukan untuk menjalani masa jabatan empat tahun.

Undang-undang negara bagian mengharuskan pejabat terpilih untuk menguasai bahasa Inggris, namun pengacara Cabrera berpendapat bahwa undang-undang tersebut tidak mendefinisikan kemahiran dalam bahasa tersebut.

John Minore, pengacara Cabrera, mengatakan kantornya sedang mencari cara untuk mengajukan banding atas kasus tersebut ke Mahkamah Agung AS.

Orang Latin terpanas tahun 2012

Pengacara Cabrera sebelumnya mengatakan tindakan terhadap kliennya bermotif politik karena upayanya untuk menarik kembali Escamilla. Cabrera mulai mengedarkan petisi untuk memanggil kembali wali kota tersebut pada bulan April setelah dewan menaikkan tarif utilitas dan menyetujui pemecatan 12 pegawai kota sebagai bagian dari pengeluaran.

Cabrera sebelumnya mengatakan kepada Yuma Sun bahwa dia perlu meningkatkan penguasaan bahasa Inggrisnya, namun bersikeras bahwa kemampuan bahasanya cukup untuk melayani kota perbatasan di mana bahasa Spanyol digunakan sesering bahasa Inggris. Dia juga mengatakan akan terus berkampanye.

Hakim Pengadilan Tinggi Kabupaten Yuma John Nelson memutuskan pada 27 Januari untuk menghapus nama Cabrera dari surat suara. Pengacaranya mengajukan banding ke Mahkamah Agung Arizona tiga hari kemudian, meminta keputusan yang cepat karena tenggat waktu pencetakan surat suara pemilu.

Cabrera, yang melancarkan dua upaya gagal untuk memanggil kembali Escamilla sebagai wali kota tahun lalu, adalah satu dari 10 kandidat yang mengajukan petisi untuk mencalonkan diri sebagai walikota.

Keputusan Nelson didasarkan pada tes yang dilakukan oleh seorang ahli sosiolinguistik, serta ketidakmampuan Cabrera untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya dalam bahasa Inggris selama sidang.

Selebriti yang dulunya tidak berdokumen

Tindakan terhadap Cabrera juga berasal dari keluhan mantan Walikota Guillermina Fuentes pada 14 Desember bahwa Cabrera tidak fasih berbahasa Inggris, menurut The Sun.

Fuentes mengaku dia bertindak sebagai penerjemah untuk Cabrera.

William Eggington, pakar sosiolinguistik, menghadirkan Cabrera, lulusan SMA Kofa di Yuma, dengan hasil tiga tes berbeda yang ia berikan ke pengadilan. Yang pertama mengukur kemampuan berbicara bahasa Inggrisnya, yang kedua untuk menentukan apakah dia bisa membaca bahasa tersebut, dan yang ketiga untuk menilai tingkat pemahaman bahasa Inggrisnya.

Laporan Eggington mengatakan kemampuan bahasa Inggris Cabrera tidak memenuhi tingkat kemahiran bahasa yang dibutuhkan untuk menjadi anggota dewan.

Berdasarkan pemberitaan Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino


SGP hari Ini