AS membutuhkan perawatan akhir hayat yang lebih baik, yang dapat memangkas biaya, menurut penelitian
Sepasang suami istri lansia menyaksikan lautan dan ombak di sepanjang pantai di La Jolla, California 8 Maret 2012. (REUTERS/Mike Blake)
Amerika Serikat perlu meningkatkan layanan medisnya bagi orang-orang yang hampir meninggal, sebuah langkah yang dapat mengurangi kenaikan biaya perawatan kesehatan, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute of Medicine (IOM), pada hari Rabu.
Studi setebal 507 halaman “Dying in America” bertujuan untuk membuka perdebatan tentang bagaimana sistem perawatan kesehatan AS memperlakukan orang Amerika yang mendekati kematian dan menegaskan bahwa perawatan komprehensif meningkatkan kualitas hidup di hari-hari terakhir mereka.
Penelitian ini dipicu oleh tuduhan bahwa berdasarkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau tahun 2010, dokter yang memberikan nasihat kepada pasien mengenai masalah akhir hidup akan menjadi bagian dari “panel kematian” yang akan menilai siapa yang akan hidup dan siapa yang akan meninggal. Proposal tersebut tidak pernah menjadi undang-undang.
Ketika para pemimpin politik ragu untuk membahas isu-isu akhir kehidupan, “adalah kewajiban pihak lain untuk… mendorong wacana publik yang masuk akal dan penuh hormat mengenai masalah ini,” tulis Presiden IOM Dr. Victor Dzau dan mantan Presiden IOM Dr. Harvey Fineberg .
Para dokter memerlukan pelatihan tentang cara berbicara dengan pasien mengenai perencanaan kematian mereka, karena lebih dari seperempat orang dewasa di Amerika hanya sedikit atau bahkan tidak memikirkan bagaimana mereka ingin meninggal, kata laporan itu.
Hal ini terjadi bahkan ketika jajak pendapat menunjukkan bahwa banyak orang Amerika khawatir akan tingginya biaya perawatan menjelang akhir hidup dan tidak ingin menjadi beban bagi anggota keluarga, kata studi tersebut.
Salah satu manfaat dari perbaikan program akhir hidup adalah penurunan belanja layanan kesehatan di Amerika Serikat, yang mencapai $2,8 triliun pada tahun 2012, kata studi tersebut.
Analisis pada tahun 2011 menunjukkan bahwa resep yang membatasi pengobatan menjelang akhir hidup pasien dapat menghemat $5.585 per kematian di wilayah Amerika Serikat dengan biaya perawatan kesehatan yang tinggi, katanya.
Sebuah program layanan kesehatan menghemat $2.000 per bulan per pasien ketika pengobatan selaras dengan preferensi akhir hidup pasien dan perawatan lebih terkoordinasi.
Laporan tersebut merekomendasikan agar perusahaan asuransi dan penyedia layanan kesehatan memberikan insentif untuk membatasi kebutuhan layanan darurat dan meningkatkan penggunaan catatan layanan kesehatan elektronik.
Organisasi kesehatan masyarakat dan kelompok konsumen dan agama juga harus mendorong masyarakat untuk membuat keputusan tentang bagaimana mereka ingin diperlakukan ketika mereka mendekati kematian, demikian rekomendasi laporan tersebut.
Organisasi nirlaba IOM adalah bagian dari Akademi Nasional, yang memberi nasihat kepada pemerintah AS mengenai masalah-masalah ilmiah dan teknis.