AS menyetujui penjualan senjata senilai $20 miliar ke Israel ketika ketegangan di Timur Tengah mendekati titik didih
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Departemen Luar Negeri Amerika mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui penjualan senjata senilai $20 miliar ke Israel ketika kawasan ini terus bergerak menuju perang yang lebih besar di Timur Tengah.
Uang muka tersebut mencakup sejumlah senjata seperti jet tempur dan peralatan senilai hampir $19 miliar, selongsong tank senilai $774 juta, selongsong mortir peledak senilai lebih dari $60 juta, dan kendaraan militer senilai $583 juta, kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.
“Amerika Serikat berkomitmen terhadap keamanan Israel, dan penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap pakai. Penjualan yang diusulkan ini konsisten dengan tujuan tersebut,” kata Departemen Luar Negeri.
HAMAS MENOLAK MENGHADIRI PERundingan GAZA-SKIOT-FIRE SEMENTARA BIDEN MENGATAKAN ‘MASIH MUNGKIN’ UNTUK MENCAPAI BAGIAN
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, kanan, berjalan bersama Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant di Washington, DC pada bulan Juni. (Celal Gunes/Anadolu melalui Getty Images)
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berterima kasih kepada AS karena mengizinkan Israel mempertahankan “keunggulan militer kualitatif di kawasan.”
“Terima kasih kepada Menteri Pertahanan Austin dan Menteri Luar Negeri Blinken karena memajukan inisiatif pembangunan kekuatan penting yang membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan keunggulan militer kualitatifnya di kawasan,” tulisnya di X. “Ini termasuk memasukkan F-15IA ke dalam armada jet tempur IAF, dan menyediakan amunisi penting untuk memastikan kemampuan dan keamanan Israel.”
COTTON KENCING HARRIS SEBAGAI ‘NAIF’ TERHADAP IRAN, BLAST VP KARENA TIDAK KERAS TERHADAP HAMAS
“Saat kami berjuang membela Israel di 7 front berbeda, pesan dukungan dan komitmen Anda terhadap keamanan Israel jelas,” ujarnya.
Pejuang Hizbullah membentuk penghalang manusia selama prosesi pemakaman komandan tertinggi Hizbullah Fuad Shukr yang terbunuh di pinggiran selatan Beirut pada 1 Agustus. (Khaled Desouki/AFP melalui Getty Images)
Aksi jual ini terjadi ketika ketegangan regional mencapai titik puncaknya.
Sumber-sumber regional mengatakan kepada kepala koresponden luar negeri Fox News, Trey Yingst pada hari Senin bahwa mereka prihatin terhadap Iran dan proksinya Israel bisa saja menyerang dalam waktu 24 jam ke depan sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran akhir bulan lalu.
IRAN AKAN MENYERANG ISRAEL JIKA GAZA BERBICARA DALAM SATU MANDI: LAPORAN

Pasukan IDF terlihat di Rafah, sebuah kota di Jalur Gaza. (IDF)
Kelompok teroris Hizbullah yang berbasis di Lebanon meluncurkan 30 roket ke Israel utara pada hari Senin, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Menyusul sirene yang dibunyikan beberapa waktu lalu di Israel utara, teridentifikasi sekitar 30 proyektil yang melintasi dari Lebanon ke wilayah Kabri, beberapa di antaranya jatuh di area terbuka, kata juru bicara IDF.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, kiri, dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin menghadiri konferensi pers pada Konsultasi Tingkat Menteri Australia-AS 2024 di Akademi Angkatan Laut di Annapolis, Md., minggu lalu. (DREW ANGERER/AFP melalui Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Penjualan senjata senilai $20 miliar diperkirakan tidak akan dikirim ke Israel dalam waktu dekat, karena penjualan tersebut diperkirakan akan mengamankan sumber daya jangka panjang negara tersebut.
Greg Norman dari Fox News Digital dan The Associated Press berkontribusi pada laporan ini.