Bebe Rexha mengklaim dia adalah korban ‘kejahatan kebencian’ di bandara Munich
Kepala penyanyi Bebe Rexha dipukul dengan ponsel
(Courtesy: @giiikondrackiii via Spectee /TMX) Penyanyi Bebe Rexha dipukul di kepala dengan ponsel ketika seorang penggemar melemparkannya ke atas panggung saat penampilannya di Pier 17 di New York pada hari Minggu, 18 Juni.
BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Bebe Rexha yakin dia adalah korban kejahatan rasial, yang didiskriminasi karena etnisnya.
Bintang pop itu membagikan serangkaian video emosional di Instagram story-nya pada hari Sabtu, yang mendokumentasikan insiden yang terjadi di Bandara Internasional Munich.
“Pengawas penerbangan Lufthansa mengancam saya,” katanya sambil menangis ke kamera, riasannya luntur di bawah matanya.
BEBE REXHA ANCAMAN ‘BURUK’ INDUSTRI MUSIK, TAKUT DIA ‘DIHUKUM’ LAGI
Bebe Rexha terlihat putus asa di Bandara Internasional Munich. (Instagram Bayi Rexha)
Rexha menandai maskapai penerbangan Jerman tersebut secara langsung, dan menulis kisahnya, “@Lufthansa Saya diancam karena saya pikir agen keamanannya adalah orang Albania. Saya berbicara dengannya dalam bahasa Albania dan bertanya di mana saya bisa mendapatkan tiket saya dan sekarang dia melarang saya terbang.”
“Saya yakin ini adalah kejahatan rasial karena saya orang Albania,” klaim Rexha dalam keterangan tertulisnya. Lahir di Brooklyn, New York, keluarga Rexha adalah keturunan Albania.
“Dia tidak mengizinkan saya menyebutkan namanya. Dia terus menganiaya saya secara mental untuk membuat saya merasa bahwa dia lebih berkuasa (daripada).”
SEPERTI APA YANG ANDA BACA? KLIK DI SINI UNTUK BERITA HIBURAN LEBIH LANJUT
Bebe Rexha yakin dia didiskriminasi karena dia berbicara bahasa Albania kepada petugas keamanan. (Eamonn M. McCormack/Getty Images untuk Kebanggaan di London)
“Saya yakin ini adalah kejahatan rasial karena saya orang Albania.”
“Tidak ada satu pun wanita @Lufthansa yang turun tangan atau mengatakan apa pun. Dia tidak mau memberi tahu saya namanya. Tapi saya baru tahu dia bekerja untuk ATSG(,), sebuah perusahaan layanan kontrol dokumen yang disewa oleh Lufthansa.”

Bebe Rexha mengklaim tidak ada wanita dari Lufthansa yang membantunya. (Joseph Okpako/WireImage/Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK BERLANGGANAN NEWSLETTER HIBURAN
“Aku tak pernah begitu terkuras emosinya,” tulis pelantun “I’m Good” itu dalam cerita tambahannya. “@Lufthansa mengirimi saya pesan langsung tetapi saya mendesak mereka untuk melakukan penyelidikan penuh untuk mencari tahu siapa pria yang mungkin dianiayanya. Kata ‘Maaf’ tidak akan cukup kali ini.”
Fox News Digital mengetahui bahwa Rexha memang menaiki pesawatnya.

Bebe Rexha bisa menaiki penerbangannya dari Bandara Internasional Munich. (Michael Buckner/Variasi melalui Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Juru bicara perusahaan Lufthansa mengatakan kepada Fox News Digital: “Kami menghubungi Bebe Rexha secara langsung kemarin untuk memahami situasinya dan sedang melakukan tinjauan internal mengenai masalah tersebut.”
“Sebagai maskapai penerbangan internasional, kami menghubungkan orang-orang dan negara-negara di seluruh dunia. Tamu dan karyawan kami berasal dari seluruh dunia. Keberagaman dan kesempatan yang setara adalah nilai-nilai inti bagi perusahaan dan budaya perusahaan kami. Kami tidak menoleransi perilaku diskriminatif dalam bentuk apa pun.”
Perwakilan Rexha tidak segera menanggapi Fox News Digital untuk memberikan komentar.