Biden membahas narkoba dan kekerasan dengan para pemimpin Amerika Tengah

Fokusnya adalah pada perdagangan narkoba dan kejahatan kekerasan yang melanda wilayah mereka ketika para pemimpin Amerika Tengah bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di ibu kota Honduras.

Presiden Guatemala Otto Pérez mengatakan dia lebih memilih melegalkan narkoba sebagai cara untuk mengurangi kekerasan kartel narkoba. Saat berkunjung ke Meksiko pada hari Senin, Biden mengatakan pemerintah AS menganggap ini bukan jawabannya.

Menambahkan ‘Tank Narco’ dan Kendaraan Lapis Baja ke Kartel Arsenal

Setelah tiba di ibu kota Honduras untuk menghadiri pertemuan hari Selasa, Pérez Molina tidak mengatakan apakah ia akan membahas legalisasi narkoba pada pertemuan tersebut. Namun berbicara di bandara Tegucigalpa, Perez mengatakan ini adalah waktu yang tepat untuk membahas “kejahatan terorganisir, perdagangan narkoba dan masalah yang dihadapi kawasan ini.”

Presiden Kosta Rika Laura Chinchilla mengatakan wilayahnya menderita penyakit yang terkait dengan perdagangan dan konsumsi narkoba, dan “kami menuntut agar Amerika Serikat mengambil tanggung jawab.”

“Kami mengharapkan skenario yang lebih penuh harapan untuk memerangi kejahatan terorganisir pada pertemuan puncak ini,” kata Chinchilla.

Presiden Salvador Mauricio Funes mengatakan perang melawan kejahatan terorganisir merupakan prioritas di kawasan ini, terutama di El Salvador, Guatemala dan Honduras.

Ketiga negara ini berjuang dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia dan dalam beberapa tahun terakhir telah dilanda serangan kartel narkoba Meksiko yang mencoba memperluas wilayah mereka dan menggunakan Amerika Tengah sebagai titik transshipment narkoba.

“Amerika Serikat adalah kunci dalam perjuangan ini,” kata Funes. “Strategi ini harus dikembangkan bersama karena ini adalah satu-satunya cara untuk mengalahkan kartel narkoba yang kuat.”

Presiden ‘Iron Fist’ Guatemala, Otto Perez Molina mengambil alih kekuasaan

Amerika telah menyediakan sekitar $248 juta bantuan anti-kejahatan di bawah Inisiatif Keamanan Regional Amerika Tengah (Central American Regional Security Initiative), namun para pemimpin di wilayah tersebut menyebutnya tidak cukup.

“Kami belum menemukan bahwa kekhawatiran masyarakat internasional telah diterjemahkan ke dalam komitmen untuk memastikan kemajuan Amerika Tengah dalam memerangi perdagangan narkoba,” kata Presiden Nikaragua Daniel Ortega.

Berdasarkan pemberitaan The Associated Press.

Ikuti kami twitter.com/foxnewslatino
Seperti kita di facebook.com/foxnewslatino


judi bola